Nakes RS Swasta Positif Covid-19, Wartawan Dihadang Satpam Saat Akan Meliput

Garutexpress.id – Adu argumen antara Satpam dan pegawai salah satu rumah sakit (RS) swasta di Garut dengan sejumlah wartawan tak terelakkan lagi. Pasalnya, awal media yang akan melakukan peliputan dihadang Satpam rumah sakit tersebut.

Para Satpam di RS swasta tersebut tetap menjegal awak media yang akan melakukan peliputan meski sudah mengantongi izin dari gugus tugas Covid-19 Garut.

“Kita ditugaskan manajemen agar tidak ada wartawan yang melakukan peliputan,” kata salah seorang wartawan yang menghadang saat ditemui di halaman RS tersebut, Jumat (20/11/2020).

Sementara itu perwakilan wartawan, Taufik Hidayat, yang bekerja untuk media TVOne mengaku telah mengantongi izin dari tim gugus tugas Covid-19 Garut untuk melakukan liputan di rumah sakit tersebut.
“Kita sudah izin ko. Tapi tetap pihak manajemen tidak mengizinkan melakukan peliputan,” katanya.

Wartawan di Garut dihadang Satpam saat akan melakukan peliputan di salahsatu RS Swasta di Garut, Jumat (20/11/2020).

Taufik mengatakan, padahal sebelumnya ketua tim gugus tugas Covid-19 Garut yang dipimpin Bupati Garut, Rudy Gunawan telah menegaskan agar penanggulangan dan data Covid-19 dibuka ke publik.

Tujuannya, agar masyarakat tidak ragu lagi terkait merebaknya penularan Covid-19.

Tofik melanjutkan, tindakan manajemen menghalangi tugas wartawan tentunya melanggar undang-undang. Pasalnya, alasan larangan peliputan yang dilontarkan Satpam dan pihak manajemen tidak mendasar.

Tofik mengaku, meski tidak ada kekerasan fisik dalam peristiwa tersebut namun dirinya meyangkan atas sikap tertutup pihak rumah sakit yang bersangkutan. Padahal, Bupati Garut telah menegaskan agar semua pihak terbuka terkait data pasien positif Covid-19. (*)

Penulis: Farhan SN
Editor: Mahesa HB


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here