Inalillahi! Jalani Isolasi Tiga Hari, 1 Pasien Positif Covid-19 Akhirnya Meninggal

garutexpress.id- Seorang pasien pria positif Covid-19 asal Kecamatan Cisurupan (KC-1063) akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan dan isolasi selama 3 hari di RSU, Sabtu (14/11/2020).

Dengan meninggalnya seorang pasien ini, kasus kematian terjangkit corona di Kabupaten Garut bertambah menjadi 23 kasus.

Hal itu menyusul adanya seorang pasien laki-laki asal Kecamatan Cisurupan (KC-1063) meninggal dunia saat masih dalam isolasi perawatan di rumah sakit, Sabtu (14/11/2020).

Menurut keterangan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut, sebaran kasus positif Covid-19 di Garut meluas di 37 Kecamatan. Kasus positif Covid-19 Garut bertambah jadi 1.202 kasus

Merujuk Badan Pusat Statistik (BPS) yang menggolongkan usia produktif pada kelompok penduduk berusia 15-64 tahun, maka jumlah pasien terpapar Covid-19 berusia produktif di Kabupaten Garut yang meninggal dunia hingga 14 Oktober 2020 mencapai sebanyak 20 orang.

Mereka berusia antara 20 tahun hingga 64 tahun. Sebanyak sebelas orang di antaranya laki-laki, dan sebanyak sembilan orang perempuan.

Sedangkan sisanya sebanyak tiga pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia berasal dari kalangan lanjut usia kelompok sudah tak produktif. Ketiganya laki-laki berusia masing-masing 66 tahun, 68 tahun, dan 71 tahun.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut mecatat, sebanyak 23 pasien positif Covid-19 meninggal dunia itu berasal dari 13 kecamatan. Yakni Kecamatan Banyuresmi (5 kasus), Garut Kota (4 kasus), Karangpawitan (3 kasus), Kadungora (2 kasus), Cigedug (1 kasus), Sukawening (1 kasus), Cilawu (1 kasus), Leuwigoong (1 kasus), Tarogong Kidul (1 kasus), Malangbong (1 kasus), Bayongbong (1 kasus), Tarogong Kaler (1 kasus), dan Cisurupan (1 kasus). (*)

Reporter : Nul
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here