Gaji Karyawan dan Uang Tabungan Tidak Dibayar, PT Condong Garut Milik Tommy Suharto Diambang Kebangkrutan

Garutexpress.id – Perusahaan perkebunan sawit dan karet PT Condong Garut kini mulai lumpuh. Usaha milik Hutomo Mandala Putra atau yang akrab disapa Tommy Soeharto itu, kini sudah tak sanggup lagi membayar gaji karyawannya.
“Saya sudah tak digaji lagi selama 8 bulan. Sementara yang lain ada yang baru 4 bulan,” kata perwakilan karyawan PT Condong, Dayat, Jumat (27/11/2020).

Tiap bulan, kata Dayat, dirinya menerima Rp 1,5 juta dari pihak perusahaan. Namun sejak 8 bulan lalu gajinya tak pernah cair lagi.

“Saya bingung pa, apalagi sekarang lagi sulit di masa pandemi. Ditambah lagi gaji tak cair,” keluh dayat.

Pria berusia 55 tahun tersebut bersama karyawan lainnya bermaksud membawa persoalan itu ke meja hijau. Pasalnya haknya sebagai karyawan sampai saat ini tidak ada tanda-tanda mau dibayarkan.

“Kita sepakat untuk memperkarakan urusan ini. Soalnya keluhan kita sudah tak ada yang mau dengar,” ungkapnya.

Menurut Dayat, total uang gaji karyawan yang belum dibayarkan kepada karyawan saat ini mencapai Rp5,1 miliar.

Selain itu, kata dia, uang tabungan dan uang koperasi milik karyawan yang disimpan selama puluhan tahun kini raib entah ke mana.

“Jadi dalam persoalan ini, bukan hanya gaji yang tidak dibayar. Uang tabungan dan koperasi milik karyawan pun ikut raib,” tuturnya.

Dayat mengaku, sudah beberapa kali mengadukan nasibnya ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Garut namun hasilnya selalu nihil. Bahkan beberapa kali dilakukan mediasi dengan pihak manajemen PT Condong tak pernah menghasilkan keputusan pasti.

Hari ini, kata Dayat, saya dan 10 orang karyawan PT Condong kembali datang ke Disnaker Garut. Pihak Disnaker berjanji akan kembali memfasilitasi pertemuan dengan manajemen PT Condong pada 10 Desember.

Dayat mengaku, saat ini karyawan PT Condong Garut telah dirumahkan. Namun aktivitas perkebunan masih berjalan.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Disnaker Garut, Ricky Rizky Darajat, mengatakan pihaknya telah kedatangan perwakilan karyawan PT Condong. Menurutnya, karyawan PT Condong mengeluh terkait hak mereka yang tak kunjung dibayarkan selama 8 bulan.

Ricky mengaku, pihaknya akan turun langsung ke lokasi untuk memfasilitasi pertemuan antara manajemen PT Condong dengan karyawan.

“Kita tinjau dulu masalah apa yang sebenarnya terjadi di PT Condong. Jadi untuk masalah ini saya belum bisa berbicara banyak,” ucapnya.

Terkait kisruh karyawan PT Condong, Koordinator Gempita Jawa Barat, Budi Junto mengatakan, Tommy Suharto memiliki Hak Guna Usaha (HGU) yang saat ini dikelola PT Condong Garut seluas 7.750 hektar.

Ia berpendapat, pemerintah harus berani mencabut HGU atas PT Condong yang dibelakangnya dikuasai Keluarga Cendana.
“Presiden Jokowi harus berani cabut HGU PT Condong lalu berikan HGU -nya kepada rakyat untuk dikelola. (*)

Reporter: Farhan SN
Editor: Mahesa HI

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here