Dinilai Ada Kejanggalan, Peserta Lomba Festival Film Jabar XI Ngamuk

(foto:www.festivalfilmpriangan.com)

Garutexpress.id – Festival Film Pendek Fiksi Jabar XI yang diselenggarakan sejak 1 Oktober hingga 21 November 2020 dengan tema “Pesona Budaya Jabar XI” menjadi perbincangan di media sosial.

Bagaimana tidak, festival yang juga untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Garut, Kabupaten Tasik dan Kota Tasik diwarnai hal yang tidak mengenakan sehari menjelang Malam Anugerah.

Awal Mulanya dipicu oleh pengumuman finalis yang dipublikasikan di Instagram Official @festivalfilmpendekjabar11, postingan yang dibagikan akun resmi FFPJF XI itu memuat nama-nama peserta finalis yang berhasil lolos ke 7 besar.

Pengumuman tersebut mendapat banyak komentar pedas dari peserta lomba, salah satunya terkait proses pengkurasian. Netizen mendapati dua dari tujuh peserta lomba yang berhasil masuk finalis, dinilai karyanya tidak terlihat alias bodong.

Salah satu syarat mengikuti perlombaan FFPJF adalah seluruh peserta diwajibkan mengupload hasil karya nya di Youtube, dua dari tujuh finalis itulah yang karyanya tidak terlihat di kanal Youtube.

Tak cukup disitu, salah satu netizen yang ikut berkomentar pun mengaku bahwa komentarnnya di pengumuman itu telah disembunyikan oleh admin FFPJF, hal itu dialami oleh akun @yokeudr. Sebelumnya Yokeu menuliskan “songong amat lu ye, jangan2 lu anaknya juri atau ponakan salah satu panitia ye? atau lu tetangga nya bah didin? atau lu pacar anaknya pa aan? ngaku lu! (begitulah komentar saya yang dihide, bagi yang mau liat aslinya bisa diliat di story saya @yokeudr” tulis Yokeu.

Berikut adalah komentar lain yang ditulis oleh akun @fern.antorres, “Saya mencium bau bau ***.. Film no 1&7 gak ada d yotube ya, film no 4.5.6 boleh laaaah.. No 2.3 ngalahin film canting, legit, seriuuus?.. Berpendapat boleh lah y 😁”

Warganet lain juga menuliskan untuk terus mengawal jalannya perlombaan ini, salah satunya yang dikomentari oleh akun @eyangmoer, “MARI KITA KAWAL! CHECK SEGALA PERSYARATAN, TANGGAL UPLOAD FILM, WAKTU, DLL. WAJIB UPLOAD TRAILER DLL DI INSTAGRAM. JAUH HARI KETIKA MASIH PENDAFTAN, ADA YANG KOMENTAR BAHWA GA PERCAYA LAGI, MUNGKIN DIA PUNYA PENGALAMAN KURANG ENAK, DAN TERNYATA … JRENG JRENG JRENG JRENG 😂”

Akun lainnya @medium_barbershop menyoroti adanya ketidak tranparan panitia lomba.

“Maaf bukannya tdk mnerima “sgl kputusan” ini, cuman Team juri dipihak sana dgn adanya pemberian wild card, udah jelas hal ini mnunjukan adanya ketidak transfaran dan ada kesan peluang “kedekatan” diantara si pembuat “hajat” lomba ini. ini bisa membuat dampak/efek yg buruk utk kedepannya, dan kita kita sebagai pelakon seni yg masih dibilang tarap belajar scara psikis mnjadi tdk minat utk mngikuti ajang ajang lagi sprti ini.
Tp rekan rekan jgn kecil hati, kita tetap sbg juara utk melahirkan kmbali karya2 terbaik kita dgn slu menerima sgl masukan dr mentor mentor berpengalaman dibidang ini.
Saya tetap salut dan bangga pada kalian yg masih muda2…”

Hingga berita ini diturunkan, Garutexpress.id telah mencoba menghubungi pihak penyelenggara untuk dimintai keterangan dan hak jawab, namun beberapa panggilan kami tidak kunjung tersambung.

Penulis : Sidqi Al Ghifari
Editor : SID


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here