Diduga Ada Dramatisasi Kasus, Warga Kersamanah Pertanyakan Transparansi Penanganan Pasien Covid-19

SUASANA ketegangan di kawasan Desa Kersamanah, Kecamtan Kersamanah, Kabupaten Garut, saat warganya yang dinyatakan positif Covid-19 dijemput petugas dengan ambulance, Ahad (25/10/2020) lalu***

garutexpress.id- Belum lama ini warga di wilalayah Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut digegerkan dengan munculnya kasus positif Covid-19 yang menimpa beberapa warganya. Saat itu juga tim dari Gugus Tugas Covid-19 Garut menjemputnya beberapa warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dengan ambulance.

Namun, hanya selang sehari warga tersebut sudah dipulangkan, karena memang saat dijemput warga tersebut tidak menunjukan gejala sakit apapun. Kondisi ini membuat warga setempat bertanya-tanya terkait penanganan pasien Covid-19 yang dinilainya tergesa-gesa.

“Sebagai warga pituin (asli) Kersamanah, saya sangat kecewa dengan tim Gugus Tugas Covid-19 Garut yang menangani pasien secara tergesa-gesa. Ini seolah ada dramatisasi kasus (Covid-19). Saya harap petugas bekerja profesional dan transparan, jangan sampai warga panik dan dirugikan,” ujar Cecep Koswara, salah seorang warga Kersamanah yang juga wartawan senior di tabloid Galura (grup Pikiran Rakyat), Ahad (07/11/2020).

SUASANA ketegangan di kawasan Desa Kersamanah, Kecamtan Kersamanah, Kabupaten Garut, saat warganya yang dinyatakan positif Covid-19 dijemput petugas dengan ambulance, Ahad (25/10/2020) lalu***

Cecep meminta, petugas Gugus Tugas Garut jangan asal ” jemput” dan menyatakan warga itu positif )Covid-19) sebelum detail dilakukan pengecekan kesehatannya.

“Jangan asal jemput, kalau warga tidak apa-apa jangan dicari-cari masalahnya. Ini kan akan menganggu privasi warga dan keluarganya yang dirugikan. Bekerjalah profesional, bekerjalah yang santun, sebutkan seperti apa cirinya warga yang terpapar Covid-19 itu, jangan asal ambil, kasihan mental dan privasi warga terganggu. Saya juga minta pemerintah setempat, Kades mapun Camatnya harus aktif melakukan sosialisasi dengan warga sekitar, tunjukan bahwa anda pelayan masyarakat yang baik. Tolonglah pandemi ini jangan didramatisasi, berikan edukasi yang baik kepada masyarakat,” ungkap Cecep yang saat ini masih tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat. (*)

Reporter : Syamil Amhar

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here