Bersama DT Peduli Garut “Difabel Bisa Berkarya”

garutexpress.id- Usai shalat Jumat sejumlah warga penyandang disabilitas (difabel) nampak mulai berdatangan ke Gedung Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) yang berlokasi di kawasan Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Jum’at (27/11/2020).

Meski dalam keterbatsan fisik, mereka begitu antusias untuk hadir dalam acara Pelatihan Tata Boga bertajuk ‘Difabel Bisa Berkarya’ yang diselenggarakan DT Peduli Garut, sebuah Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) terkemuka yang dipelopori ulama kharismatik KH Abdullah Gymnastiar atau lebih akrab disapa AA Gym.

Diketahui, pelatihan khusus para penyandang disabilitas ini telah diselenggarakan untuk yang kedua kalinya di Kabupaten Garut. Program ini merupakan sebuah ikhitiyar DT Peduli, sebagai lembaga penghimpun zakat, ifaq dan shadaqoh untuk memberdayakan kaum disabilitas dengan harapan para penyadang disabilitas mampu meningkatkan perekonomiannya secara mandiri.

Menurut Ustadz Dehari Teguh Aji selaku Kepala DT Peduli Cabang Garut, berbagai program pemberdayaan umat memang selama ini menjadi fokus DT Peduli, termasuk program pemberdayaan bagi saudara saudari penyandang disabilitas.

“Alhadmulilah, Insha Allah, kami (DT Peduli) senantiasa menyelenggaran program-program pemberdayaan umat yang selalu menargetkan peningkatan ekonomi dan kemandirian masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa, termasuk saudara-saudara kita para penyandang disabilitas. Qadaraullah, khusus untuk program petalihan tata boga ini sudah kita selenggarakan untuk yang kedua kalinya, untuk kesempatan kali ini, kita menghadirkan pemateri salah seorang pelaku UMKM yang telah sukses membangun usahanya. Dan perlu diingat, program ini akan berlangsung berkesinambungan, dan berlanjut sehingga saudara-saudara kita (para penyandang disabilitas) ini benar-benar mampu menjalankan usahanya sehinggan menjadi wirausahawan-wirausahawati yang mandiri dan mampu meningkatkan taraf ekonominya, bahkan membuka lapangan kerja. Insha Allah, dengan ihktiyar yang maksimal diserta do’a, tidak ada yang tidak mungkin,” tutur Dehari yang akrab disapa Ustadz Hari, usai memberikan ceramah singkat di hadapan para penyadangan disabilitas.

Sementara itu, H.Eep, owner baso aci Ciomy, sebuah produk baso aci kaya rempah dalam kemasan, menyampaikan berbagai kiat sukses usaha yang selama ini digelutinya. Misalnya tekhnik pngemasan dan pemasaran produk secara menarik. Seperti diketahui, H.Eep merupakan salah seorang pengusaha baso aci dalam kemasan yang telah sekses merambah pasar nasional.

“Bisnis itu harus meiliki target, dan haris segera dimulai. Semua peluanh yang ada harus kita coba dan lakukan. Misalnya, saat ini dunia bisnis masuk era digital dan interntet, papapun jenis usahanya, kita harus bisa memanfaatkan keunggulan teknoligi ini secara baik dan benar. Semua upaya dan ikhtiar kita yang maksimal dipastikan akan membuahkan hasil yang maksimal pula,” ungkap H. Eep. (*)

Reporter  :  Syamil Amhar

Editor       :  ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here