Terdampak Covid-19, Penjualan Aksesosris Kulit di Sukaregang-Garut Menurun hingga 60 %

garutexpress.id- Wabah Covid-19 benar-benar berdampak pada sektor pereokonomian masyarakat. Di Kabupaten Garut, sentra industri kulit Sukaregang menjadi salah satu sentra perdagangan yang merasakan dampak pandemi ini.

Penjualan aksesoris berbahan kulit sapi maupun domba di sentra perdagangan tersebut mengalami penurunan hingga 60 persen.

“Penjualan produk kerajinan kulit ini menurun tajam jika dibandingkan dengan saat normal. Selama pandemi Covid-19 ini, penjualan menurun hingga 60 persen,” tutur Gunawan, salah seorang toko aksesoris kuli di kawasan Sukaregang, Garut, Minggu (4/10/2020).

Dikatakannya, agar tetap bisa bertahan dalam usahanya, beberapa pelaku usaha di sentra industri kulit Sukaregang kini mendapat dukungan dan motivasi baik dari pertamina maupun dari pemerintah.

Dukungan yang diberikan untuk pelaku usaha kulit tersebut di antarnya untuk pemasaran. Para pelaku usaha kulit yang tergabung dalam UMKM binaan pertamina disarankan untuk menjual.melalui online.

“Kami kerap mendapatkan pelatihan agar usaha kami.tetap bertahan salah satunya memafaatkan tehnokogi digitalisasi online. Dengan cara itu sedikitnya cukup membantu dalam aspek pemasaran produk kami,” jelasnya.

Banyaknya perusahaan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 tersebut dikarenakan basis permodalan untuk UMKM ini kecil, termasuk  terbatasnya akses pemasaran. Berbeda dengan perusahan besar yang bermodal besar dan memliki jaringan lebih luas.

“Dengan modal tidak terlalu besar dan terbatasnya akses pemasaran menjadi salah satu faktor banyak terpuruknya perusahaan UMKM, khususnya di sektor industri kulit ini,” katanya.

Meski perusahaannya dalam kondisi tidak stabil namun pihaknya berupaya untuk tidak mengurangi atau merumahkan karyawannnya.

“Kami tetap mempertahankan karyawan dengan membagi shift kerja meskipun antara pengeluaran dan pemasukan omzet sangat tidak seimbang pada dua bulan terkahir ini,” ungkapya.

Selain itu pihaknya juga harus mendapatkan persaiangan harga yang sangat jomplang dengan membludaknya produk produk imfor sintetis yang persis kulit asal China.

“Untuk segi kualitas kami tidak perlu khawatir karena produk kami memliki keunggulan dibandingkan dengan produk sintetis dari China. Soal harga kami akui sangat tidak sebanding,namun demikian kami yakin karena produknya sudah memliki segmen pasar,” pungkasnya. (*)

Reporter  :  Tim GE

Editor      :  ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here