Siap-siap! Kemenag akan Cairkan Rp 2,02 Triliun untuk Operasional Pesantren dan Lembaga Pendidikan

?????????????????????????????????????????????????????????

garutexpress.id- Pada Hari Sabtu, 3 Oktober 2020 Kemenag melalui akun Instagram @kemenag_ri mengumumkan bahwa Bantuan Operasional Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Tahap II senilai Rp1,089 triliun akan segera cair.

Anggaran senilai Rp1,089 triliun tersebut akan disalurkan kepada enam penerima antara lain pesantren kecil (Rp25 juta), pesantren sedang (Rp40 juta), pesantren besar (Rp50 juta), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), LPTQ atau TPQ, dan Bantuan Pembelajaran Daring bagi 1.279 lembaga.

Bantuan Operasional Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan diharapkan dapat digunakan untuk pembiayaan operasional pesantren dan pendidikan keagamaan.

Bantuan tersebut juga berguna untuk membayar honor pendidik dan tenaga kependidikan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam dalam kegiatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Sementra itu, dalam website resmi kemenang.go.id dikabarkan, Kementerian Agama terus memproses pencairan bantuan operasional di masa pandemi Covid-19 bagi pesantren dan pendidikan keagamaan Islam. Dua tahap pencairan sudah dilakukan dengan total anggaran lebih dari Rp2triliun.

“Alhamdulillah, proses pencairan terus berjalan. Totalnya mencapai 2,02 triliun rupiah,” terang Diraktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Kementerian Agama pada pertengahan 2020, menerima amanah anggaran bantuan operasional di masa pandemi Covid-19 bagi pesantren dan pendidikan keagamaan Islam. Total anggarannya sekitar Rp2,599 triliun.

Anggaran tersebut dicairkan dalam tiga tahap. Tahap pertama, dicairkan mulai akhir Agustus dengan anggaran Rp930,84 miliar (35,8%). Tahap kedua dicairkan pada awal Oktober dengan anggaran mencapai Rp1,089 triliun (41,9%).

“Tahap III sudah masuk ke KPPN. Totalnya Rp578,62 miliar atau 22,3%. Insya Allah depan depan sudah bisa diproses pencairannya,” ujar Waryono.

Bantuan Operasional (BOP) di masa pandemi Covid-19 ini diberikan negara untuk membantu 21.173 pesantren, 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dan 112.008 Lembaga Pendidikan Al Qur’an (LPQ).

Bantuan ini antara lain dapat digunakan untuk pembiayaan operasional pesantren dan pendidikan keagamaan Islam, seperti membayar listrik, air, keamanan, dan lainnya. Selain itu, bantuan juga bisa untuk membayar honor pendidik dan tenaga kependidikan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam dalam kegiatan pencegahan dan pengendalian COVID-19.

“Juga bisa dimanfaatkan untuk pembiayaan kebutuhan protokol kesehatan, seperti membeli sabun, hand sanitizer, masker, thermal scanner, penyemprotan desinfektan, wastafel, alat kebersihan dan lainnya,” tutur Waryono.

Selain operasional, ada juga bantuan pembelajaran daring yang dialokasikan untuk 14.115 lembaga pendidikan.

“Bantuan pembelajaran daring seluruhnya sudah dicairkan pada tahap I dan II,” tandasnya. (*)

Reporter : Tim GE
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here