BOP Covid-19 untuk Pesantren di Garut Mandek di Bank BNI

Kantor BNI Garut

Garutexpress.id – Bantuan Operasional Pondok Pesantren di Kabupaten Garut tak kunjung di cairkan. Persoalan ini mandek di Bank BNI yang ditunjuk Kementerian Agama pusat.

“Kita menyayangkan pihak Bank BNI yang kerap mengulur-ngulur waktu pencairan,” kata pimpinan Pondok Pesantren di Garut, Mustofa Jamal, kepada “GE”, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, saat ini Pondok Pesantren di Garut sangat membutuhkan biaya tambahan mengingat perkembangan kasus positif Covid-19 sudah masuk ke pesantren.

“Kita di Pondok Pesantren kan butuh biaya tambahan karena harus menerapkan protokol kesehatan. Jadi BOP ini diharapkan bisa cepat dicairkan,” katanya.

Ia berharap, pihak BNI bisa mengerti terkait kondisi pondok pesantren saat ini. Jangan sampai merugikan penerima bantuan.

“Kalau diulur terus kita yang dirugikan. Dana bantuan ko diendapkan di Bank,” pungkasnya.

Sebagai catatan, Kementerian Agama pada pertengahan 2020, menerima amanah anggaran bantuan operasional di masa pandemi Covid-19 bagi pesantren dan pendidikan keagamaan Islam. Total anggarannya sekitar Rp2,599 triliun.

Anggaran tersebut dicairkan dalam tiga tahap. Tahap pertama, dicairkan mulai akhir Agustus dengan anggaran Rp930,84 miliar (35,8%). Tahap kedua dicairkan pada awal Oktober dengan anggaran mencapai Rp1,089 triliun (41,9%). Sementara, tahap III sudah masuk ke KPPN. Totalnya Rp578,62 miliar atau 22,3%.

Kantor BNI Garut


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here