Usai Jalani Perawatan di RSU dr.Slamet Garut, Seorang Warga Suspek Covid-19 Meninggal Dunia

garutexpress.id- Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Garut kembali melaporkan perkembangan Kasus Covid-19 terbarunya. Laporan ini dilrilis hingga pukul 17.00 WIB, Senin (07/09/2020)

Dalam keternagan persnya, Yeni Yunita selaku Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut  mencatat, ada penamabahan laporan kasus suspek Covid-19 sebanyak 1 orang, yakni asal Kecamatan Tarogong Kidul. Pasien tersebut dirawat di RSUD. dr. Slamet Garut.

Ada kabar duka hari ini, seorang pasien suspek Covid-19 asal Selaawi Garut dinyatakan meninggal dunia, setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSU dr Slamet Garut.

“Inalilahi wa’ina ilaihi raajiuun… Telah meninggal dunia kasus suspek Covid-19 sebanyak 1 orang asal Kecamatan Tarogong Kidul, pada tanggal 7 September 2020, pukul 10.47 WIB di RSUD. dr. Slamet Garut,” tulis Yeni, dalam ketenagan persnya.

Menurutnya, pada hari ini, Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 melakukan skrining masif sebanyak 1067 orang, dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel swab.

Pihaknya juga telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-90 di Kecamatan Karangpawitan sebanyak 5 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

“Ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1 orang, yaitu seorang laki-laki (KC-96) usia 26 tahun asal Kecamatan Selaawi. Syukur Alhamdulillah, kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai pemantauan (isolasi) sebanyak 1 orang, yaitu seorang perempuan (KC-75) usia 1 tahun asal Kecamatan Karangpawitan;,” ungkapnya.

Adapun total kasus Covid-19  yang meliputi kontak erat, suspek, probable dan konfirmasi + sampai hari ini tercatat ada 5970 kasus.

Dari total jumlah tersebut, rinciannya sebagai berikut :

Kontak Erat: 2914 orang, (206 Kasus isolasi mandiri dan 2708 Kasus discarded/selesai pemantauan), Suspek: 2.960 kasus (27 Kasus isolasi mandiri, 4 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2892 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal),  Konfirmasi + : 96 kasus, (0 Kasus isolasi mandiri, 21 Kasus isolasi RS/perawatan, 72 Kasus sembuh dan 3 Kasus meninggal).

“Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari stigma (negatif) pada mereka yang terkena musibah menjadi penderita (terinfeksi) Covid-19, berikan dukungan dan doa terbaik agar mereka kembali sehat walafiat,” pungkasnya. (*)

Reporter  :  Zenal

Editor      :  ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here