Ubah Bacaan Al Qur’an, MUI Garut: Paguyuban Tunggal Rahayu Terindikasi Menistakan Agama

garutexpress.id- Terungkap fakta baru terkait keberadaan Paguyuban Tunggal Rahayu. Kelompok mirip kelompok Sunda Emfire tersebut kini diindikasikan telah menistakan agama.

Ha; tersebut disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, Paguyuban Tunggal Rahayu diduga telah mengubah bacaan dalam Al-Quran.

Ketua MUI Garut KH Sirojul Munir mengatakan, pihaknya menemukan ada indikasi kelompok pimpinan Sutarman itu mengubah bacaan Al Qur’an.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut, KH. Sirojul Munir.***

“Jadi walaupun MUI belum mengetahui lebih lanjut, ada indikasi mereka merubah huruf Al Qur’an. Yang berbunyi Bismillah menjadi Albismillah,” ujar dia, Ahad(13/9/2020).

Related Post

Munir mengatakan hal tersebut sangat bertentangan dan dianggap perbuatan menistakan agama. MUI sangat mengutuk keras hal tersebut.

“Informasinya seperti itu, tapi memang kita belum dapat bukti baru sekedar informasi. Sekarang sedang kami telusuri karena itu sudah merupakan bentuk penistaan agama,” katanya.

Munir menjelaskan, MUI saat ini tengah menelusuri kebenaran informasi tersebut. Bila terbukti, MUI meminta pihak berwenang untuk memproses hukum tindakan penistaan agama itu. “Ini harus diusut tuntas agar ada efek jera,” ujarnya. (*)

Reporter : Memphis
Editor     : ER


Redaksi GE:
Leave a Comment

This website uses cookies.