Terjatuh ke Wajan Berisi Gula Mendidih, Remaja asal Banjarwangi Ini Butuh Uluran Tangan

garutexpress.id- Malang nian nasib Zakariya anak usia 16 tahun ini harus memikul beban psikis yang luar biasa. Kabar memilukan ini disampaikan Gaos selaku Ketua Paguyuban Warga Banjarwangi (PWB) Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut Gaos.

Menurutnya, remaja ini ini sudah lima tahun menderita akibat bekas luka bakar di sekujur tubuhnya. Pada taun 2016 silam mengalami kecelakaan terjatuh ke dalam wajan yang berisi gula aren mendidih.

Zakariya merupakam warga Kampung, Cigeledug, RT/RW : 03/03 Desa Talagasari, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut.

Dihubungi melalui aplikasi Whatsapp, Gaos menceritakan sejak kecil dia mengidap penyakit epilepsi.

“Kejadiannya tahun 2016 ketika orang tuanya yang pekerjaannya sebagai penyadap gula aren sedang memasak gula merah. Zakariya jatuh ke dalam wajan yang sedang mendidih,” Ujar Gaos, Rabu (02/08/2020).

Menurutnya, pascainsiden itu, anak ini dlarikan ke puskesmas setempat, karena lukanya parah kemudian dirujuk rumah sakit di Garut.

“Hingga saat ini, Zakariya harus menderita seperti itu, dan memerlukan penaganan medis lanjutan. Namun orang tuanya merupkan warga terkatagorikan warga tak mampu,” ujarnya.

Kedua orang tua Zakariam yakni Maman Santana dan Entin kini hanya bisa pasrah. Padahal anaknya tersebut sudah harus mendapatkan peanganan medis lanjutan. Nampaknya, uluran tangan dari dermawan sangat dibutuhkan mereka saat ini.

Sementara ini, Komunitas PWB sendiri yang memang fokus bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan berupaya untuk membantu kesulitan sesama. Termasuk saat ini Gaos dan kawan-kawan tengah menghimpun dana untuk membantu pengobatan Zakariya.

Termasuk iapun menyebar fhoto Zakaria dengan kondisi seperti saat ini melalui berbagai media sosial. Di antaranya penyebaran fhoto itu disebar melalui aplikasi Whatsapp (WA). Bahkan kabar kondisi Zakaria ini pun sudah sampai ke grup WA komunitaas pelaku usaha.

Demikian diungkapkan Deden Ahmad Fawzi yang akrab disapa Abang, salah seorang aktivis Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

“Ya saya dapat kabar Zakaria melalui WA, dengan kondisi seperti itu. Kami tentunya ingin mengetuk hari para demawan untuk bersama-sama meringankan penederitaan Zakaria dan keluarganya,” pungkasnya.(*)

Reporter : TAF Senopati
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here