Tak Layak Konsumsi, Warga Perum BCI Tolak Bantuan Beras di Masa PSBM

garutexpress.id- Dinilai tak layak konsumsi, sejumlah warga Perum Bumi Cempaka Indah (BCI), Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut menolak bantuan beras.

Seperti diketahui, pemerintah setempat memnberikan bantuan beras tersebut setelah salah seorang warga di perum tersebut ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga di kawasan tersebut diberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Mikro (PSBM).

Menurut beberapa warga setempat, beras bantuan yang diterimanya itu sangat jelek, selain bau, banyak kutu dan warnanya pun kehitam-hitaman.

“Ini beras tak layak konsumsi. Terus terang bantuan ini pelecehan. Masa beras jelek seperti ini diberikan ke warga,” tutur salah seorang warga Perum BCI, Minggu (20/09/2020).

Masgun, Ketua RR 15 di Perum BCI membenarkan adanya bantuan beras tak layak konsumsi ini. Menrutnya beras tersebut merupakan bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut.

Menrut Asgun, di RW 15 Blok 6 terdapat 4 RT dengan jumlah warga sebanyak 185 Kepala Keluarga (KK). Sementara, beras bantuan itu ada yang sudah didistribusikan ke warga , namun ada juga yang sudah diterima RT namun belum dibagikan ke warga.

Karena banyaknya warga yang memprotes dan menolaknya, akhirnya beras bantuan itu ditarik kembali.

“Saat diturunkan dari truk, sekitar pukul 11 siang memang tidak terlihat ada kutunya. Namun setelah dibagikan, ternyata banyak warga yang menolak, karena berasnya banyak kutunya dan warnanya kehitam-hitaman,” Minggu (20/09/2020).

Menurut Masgun, selanjutkan pihaknya menghubungi pihak Dinas Sosial Garut. Kemudian pihak Dinas Sosial meresponnya dengan mengganti beras tersebut dengan kualitas standar.

“Alhamdulillah, beras yang jelek itu diganti, dan dikirim sekira pukul 15.00,” ujarnya.

Menanggapi warga perum BCI yang menerima bantuan beras tak layak konsumsi. Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Garut, Dadang Bunyamin mengakui, hal tersebut bukan kesengajaan.

“Bukan Ksengajaan, beras yang dikirim ke Perum Cemaka itu hanya salah angkut saja. Jadi beras tadi ditarik lagi, dan diganti dengan yang bagus,” kata Dadang. (*)

Reporter : Papap
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here