Rp 101 Miliar Disiapkan, Proses Lelang Pembangunan Situ Bagendit Ditargetkan Tuntas Akhir September

garutexpress.id- Proses pembangunan kawasan wisata Situ Bagendit yang berlokasi di Kecamatan Banyuremi, Kabupaten Garut nampaknya akan segera terealisir. Hal tersebut sesuai dengan jadwal lelang yg dilakukan oleh Balai Lelang Kementerian PUPR RI yang ditargetkan paling lambat pad akhir September 2020.

“Ya, sesuai dengan jadwal lelang yang dilakukan oleh Balai Lelang Kementrian PUPR. Jadi bukan diundur (pembangunan). Direncanakan proses lelang selesai paling cepat pertengahan September, paling lambat akhir bulan September. Dan memang kontrak pelaksanaannya pekerjaannya tahun jamak, yakni tahun 2020 dan 2021,” ungkap Mamun S.Pd., M.Pd., selaku Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, saat dihubungi garutexpress.id, Sabtu (12/09/2020).

Menurutnya, proses pelaksanaan pembangunan kawasan wisata Situ Bagendit sepenuhnya oleh pemerintah pusat. Sementara pemerintah daerah hanya sebatas penerima manfaat saja, membantu dalam periapan lelang dan pembangunannya.

“Pemda hanya penerima manfaat saja dan membantu dalam persiapan lelang serta pembangunannya. Misalnya soal izin lingkungan, membuat IMB. Untuk soal anggaran dan proses lelang termasuk pelaksanaa pembangunannyya semua oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, rencana pembangunan kawasan wisata Situ Bagendit diperkirakan akan memakan waktu satu tahun dengan total anggaran Rp 101 Miliar.

“Dari anggaran sebesar itu ( Rp 101 Miliar) 25 persennya merupakan anggaran tahun 2020. Dan sisanya yang 75 persen merupakan anggaran tahun 2021. Untuk tagetnya pembanguanan diharapkan tuntas pada bulan November (2021),” katanya.

Ditambahkannya, selama proses pembanguan berlangsung, tidak boleh ada aktivitas di lokasi tersebut, kecuali di daerah yang tidak menganggu dan tidak terganggu.

Seperti diketahui, dalam pelaksanaan pembangunan kawasan wisata Stu Bagendit ini pemerintah menggandeng empat kementrian, di antaranya Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementrian Keuangan, Kementrian Perubungan, serta Kemntrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kedepannya, kawasan Situ Bagendit ini diharapkan akan menjadi objek wisata berkelas dunia. Diharapkan, dengan penataan Situ Bangedit ini mampu menumbuh kembangkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Reporter : Papap
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here