Menelisik 5 Mitos Nyi Roro Kidul di 7 Kawasan Pantai Selatan Jawa nan Eksotis

ilustrasi lukisan.net

garutexpress.id- Kemungkinan besar hampir setiap orang di Indonesia pernah mendengar atau membaca tentang legenda Nyi Roro Kidul, sosok putri “Penguasa Pantai Selatan Jawa.” Meski memiliki banyak kisah mistis yang menyeramkan, pesisir pantai Selatan Pulau Jawa sudah termashur memiliki keindahan alam peraiannya nan eksotis.

NYI Roro Kidul menjadi sosok sentral Pantai Selatan Jawa yang keberadaannya masih menjadi misteri. Tak sedikit masyarakat meyakini sosok gaib itu benar-benar ada dan bersemayam di selatan Pulau Jawa, namun ada pula yang beranggapan Nyi Roro Kidul tak lebih dari sosok rekaan warisan cerita orang-orang tua dahulu.

Banyaknya cerita mistis yang beredar tersebut seolah semakin mengokohkan keberadaan Sang Ratu. Mau tidak percaya, namun berbagai peristiwa maupun penampakan kerap terjadi seperti menguatkan eksistensi Nyi Roro Kidul.

Kisah seram tentang Pantai Selatan dan penunggunya tak henti menjadi kontroversi. Berikut beberapa mitos yang diyakini tentang keberadaan Nyi Roro Kidul.

1. Nyi Roro Kidul Pernah Hidup di Abad 13

Banyak versi yang menerangkan tentang jati diri sang ratu. Ada yang mengatakan jika Nyi Roro Kidul merupakan keturunan Raja Airlangga dari Kahuripan hingga keturunan Raja Kediri Jayabaya. Terdengar pula cerita Nyi Roro Kidul merupakan putri mahkota dari Kerajaan Galuh yang pernah hidup pada abad 13.

Namun yang paling santer dipercaya Nyi Roro Kidul merupakan puteri dari Kerajaan Pakuan Pajajaran. Raja bernama Raja Prabu Siliwangi memiliki banyak anak, salah satunya bernama Putri Kandita yang sangat cantik jelita mewarisi memiliki sifat ayahnya yang bijaksana.

Karena suatu konspirasi perebutan tahta, Putri Kandita akhirnya tersingkir dari istana. Dalam pengasingannya ia memutuskan untuk menetap di kawasan Pantai Selatan. Di sana ia menyatu dengan pepunden Laut Selatan hingga kemudian Putri Kandita berhasil menguasai gaib kawasan tersebut hingga bersemayan di tepat itu dan bergelar Nyi Roro Kidul.

2. Dinikahi oleh Raja-raja Jawa

Kisah yang menyebutkan Nyi Roro Kidul berasal dari kerajaan Galuh, ia dilahirkan permaisuri Ratu Ayu. Ketika bayi ia sudah dapat berbicara layaknya orang dewasa dan mengatakan kelak akan menjadi penguasa gaib tanah Jawa dan bersemayam di Pantai Selatan.

Ketika itu pula roh Raja Galuh, Sindhula menyampaikan wangsit jika cucunya tersebut kelak tak akan bersuami demi menjaga kesucian dirinya. Yang bisa menikahi cucunya itu hanyalah raja-raja di tanah Jawa.

Kekuasaan Nyi Roro Kidul sepanjang Pantai Selatan terbentang dari Jawa bagian timur hingga barat. Namun ada dua tempat yang sangat disakralkan yakni Pantai Parangkusumo di Bantul dan Pantai Pelabuhan Ratu Jawa Barat (Jabar).

Pantai Parangkusumo diyakini sebagai pusat kerajaan gaib Sang Ratu. Posisi Pantai Parangkusumo – Kraton Yogyakarta – Gunung Merapi merupakan garis lurus yang memanjang dari selatan ke utara.

Sedangkan kawasan Pantai Pelabuhan Ratu konon merupakan tempat persinggahan Nyi Roro Kidul. Tak jarang sosok gaibnya sering terlihat menampakkan diri dengan mengendarai kereta kencananya.

4. Pantangan Pakai Baju Warna Hijau

Ada pantangan yang diyakini harus ditaati oleh siapa saja saat berada di kawasan Pantai Selatan, yakni larangan mengenakan pakaian warna hijau. Konon siapa orangnya yang memakai pakaian berwarna hijau pasti akan terseret ganasnya ombak pantai.

Hijau diyakini sebagai warna busana kebesaran Sang Ratu sehingga dia saja yang berhak memakainya di tempat itu. Mereka yang melanggar larangan dan hilang ditelan ombak pantai selatan akan dijadikan pasukan gaib Nyi Roro Kidul.

5. Petilasan Selo Gilang

Di kasawan Pantai Parangkusumo terdapat sebuah petilasan berupa batu yang oleh warga sekitar sering disebut Selo Gilang. Konon batu ini tempat bertemunya Nyi Roro Kidul bersama Danang Sutawijowo yang tak lain merupakan Panembahan Senopati pendiri Kasultanan Mataram.

Di tempat ini pula diyakini terjadi perjanjian antara Ratu Kidul dengan Panembahan Senopati untuk saling menjaga keberadaan Pantai Selatan maupun Kraton Mataram. Tempat ini kini serang diziarahi untuk melakukan ritual, terutama pada malam Selasa atau Jumat Kliwon dan saat jelang 1 Suro.

Meski ada berbagai kisah mistis dengan segala keangkerannya, Pantai Selatan Jawa tetap menjadi primadona para wisatawan.

Berikut tujuh kawasan pantai selatan di Pulau Jawa yang keindahannya tak diragukan lagi! Saking indahnya, para pelancong tak peduli dengan cerita mistis yang menyeramkan itu.

1. Pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Pantai Pelabuhan Ratu ini terletak di Sukabumi, Jawa Barat. Untuk mencapainya, kamu perlu menempuh jarak sekitar 60 kilometer dari pusat kota Sukabumi.

Pesona keindahan alamnya bisa dipastikan bikin wisatawan betah berlama-lama menikmati keindahan pesisir pantainya. Ombaknya memang cukup tinggi, sehingga sering digunakan untuk berselancar. Ada berbagai spot foto Instagramable di sini. Tebing karang nan eksotis, plus panorama langit oranye di sore hari pas untuk berswa fhoto.

2. Pantai Parangtritis, Bantul

Kabupaten Bantul, Yogyakarta, juga punya wisata pantai yang tak kalah indah dari lainnya. Kamu bisa mencapai Pantai Parangtritis dengan menempuh jarak sekitar 27 kilometer dari pusat kota.

Panorama pasir pantai yang membentang luas akan memanjakan matam. Pantai ini banyak dikunjungi wisatawan. Tak hanya lokal, tapi juga wisatawan internasional.

3. Pantai Sembukan, Wonogiri

Pantai Sembukan terletak di Dusun Sembukan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Suara deburan ombaknya akan terdengar jelas saat memasuki wilayah pantai ini.

Bukit karang yang ada juga menambah spot foto bagi wisatawan lokal maupun internasional. Saat mampir ke Pantai Sembukan, Anda tidak boleh lupa mengabadikan momenmu! Pantai yang keren ini bakal bikin teman-temanmu iri dan pengin mampir juga.

4. Pantai Papuma, Jember

Pantai Papuma merupakan salah satu dari sekian pantai indah yang terletak di Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur. Namanya cukup dikenal masyarakat Jawa Timur karena keindahannya bikin betah liburan.

Ombaknya cukup besar, tetapi tidak untuk berselancar. Tapi, bisa mencoba menaiki perahu nelayan untuk merasakan pengalaman diombang-ambingkan ombak laut. Beberapa batu karang yang khas turut mempercantik pantai ini.

5. Pantai Timang, Gunung Kidul

Pernah dijadikan lokasi syuting Running Man asal Korea Selatan, Pantai Timang juga masuk dalam daftar Pantai Selatan yang indah! Lokasinya terletak di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di pantai ini, kamu bisa menantang adrenalinmu dengan naik kereta gantungnya yang ikonik. Kereta gantung itu akan mengantarmu ke batu karang di tengah laut.

Tarif naik kereta gantung ini terbilang cukup mahal, yakni Rp150 ribu. Namun, setidaknya kamu punya pengalaman itu sekali seumur hidup kan?

6. Pantai Sendiki, Malang

Berada di wilayah Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur. Pantai ini memang terletak cukup jauh dari pusat Kota Malang.

Jaraknya yang jauh membuat pantai ini sepi pengunjung. Namun, kamu gak bisa memandang sebelah mata keindahannya! Gak kalah dari pantai lainnya, Pantai Sendiki akan memanjakan mata kita.

7. Pantai Santolo, Garut

Last but not least, Pantai Santolo terletak di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pantai ini cukup populer di kalangan masyarakat setempat dan sekitarnya.

Bagaimana tidak? Pantai Santolo menyajikan panorama laut lepas yang memukau, ditemani dengan suara deburan ombak, angir semilir lautan dan pasir putih yang membentang luas. Rasanya beragam kisah mistik dan angker hilang seketika saat menyaksikan indahnya pantai ini.(*)

Dari berbagai sumber.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here