Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Garut Siapkan Tempat Pemakaman di Kawasan Ini

Bupati Garut Rudy Gunawan, saat memimpin Rapat Masa Darurat Covid-19, di Ruang Pamengkang Pendopo Garut, bersama unsur Forkopimda dan jajaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Sabtu malam (19/9/2020)/ (Foto : Deni Septyan/Diskominfo Garut).***

garutexpress.id- Melonjaknya kasus Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten Garut melakukan langkah-langkang antisipatif. Bahkan kini Bupati Garut, Rudy Gunawan telah menyiapkan pemakaman umum untuk dijadikan kuburan bagi jenanazah korban Coid-19.

Tempat pemakaman umum yang disiapkan Bupati tersebut adalah tempat pemakaman umum (TPU) di Kampung Santiong, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

“Kepada Asisten Daerah 1 dan Camat Karangpawitan segera untuk mempersiapkan pemakaman umum Santiong,” ujar Bupati, dihadapan sejumlah awak media, Sabtu (20/09/2020)

Menurut bupati, saat ini penyebaran wabah COVID-19 masih terjadi, bahkan di Garut dilaporkan terus bertambah kasus positif COVID-19, termasuk kasus yang meninggal dunia.

foto : ilustrasi pemakaman jenazah korban Covid-19.***

Dikatakannya, dengan adanya peningkatan kasus itu, maka Pemkab Garut menetapkan status darurat wabah COVID-19 sehingga harus diwaspadai oleh seluruh elemen masyarakat dengan patuh menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk menghindari penularan yang lebih luas Pemkab Garut dengan memberlakukan isolasi daerah setelah dilaporkan banyak ditemukan kasus positif COVID-19. Kita semua ASN, TNI, Polri, hari ini melakukan langkah dalam rangka penyelamatan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Garut akan menyiapkan bantuan berupa jatah hidup bagi warga yang daerahnya diisolasi selama kondisinya dinyatakan aman dari penyebaran wabah COVID-19.

Bupati mengimbau masyarakat meski sedang diisolasi agar tetap bertahan dan mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus penyebaran COVID-19 di Garut.

“Terhadap warga yang diisolasi tidak boleh melakukan aktivitas, semua warga akan mendapatkan jaminan hidup yang akan dikirim ke masing-masing tempat,” tandasnya.

Sementara itu, laporan dari Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 tercatat kasus positif COVID-19 di Garut hingga Jumat (18/9/2020) mencapai 171 kasus, satu kasus isolasi mandiri, 64 kasus isolasi di rumah sakit, 98 kasus sembuh dan delapan kasus meninggal dunia. (*)

Reporter : FP
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here