Hasil Penyelidikan Polisi, Pauguyuban Tunggal Rahayu Gunakan Uang Buatan Sendiri untuk Transaksi antar Anggota

garutexpress.id- Keberadaan Paguyuban Tunggal Rahayu terus diselidiki Polisi. Bahkan sejumlah saksi yang biasa beraktivitas dalam linkungan paguyuban tersebut telah diperiksa. Sedikitnya empat mantan anggota paguyuban telah diperiksa pihak Polres Garut sudah.

Menurut Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, dari hasil pemeriksaan  tersebut, ditemukan fakta adanya transaksi uang rupiah buatan paguyuban. Uang itu digunakan untuk saling bertransaksi di antara anggota.

“Belum banyak yang bisa kami sampaikan dari hasil penyelidikan. Masih berjalan karena memang ada pengaduan,” kata Maradona, Rabu (9/9/2020).

Dkatakannya, penggunaan uang itu disebut memang terjadi. Pihaknya masih terus mendalami aktivitas paguyuban karena baru melakukan pemeriksaan selama dua hari.

“Sementara dari keterangan saksi hanya soal mata uang saja yang mereka ketahui,” tandasnya.

Sementara itu, terkait perubahan lambang negara, Maradona menyebut para saksi yang diperiksa tidak mengetahuinya. Pihaknya juga harus mendapat keterangan dari ahli terkait perubahan lambang negara itu.

Sebelumnya, Paguyuban Tunggal Rahayu membuat geger setelah mengubah lambang negara burung Garuda sebagai logo. Selain itu, paguyuban tersebut juga memiliki uang rupiah sendiri.  (*)

Reporter  :  FW

Editor      :  ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here