Duh! Tiap Hari Puluhan Pasangan Bercerai, PA Garut Kerap Gelar Sidang Sampai Malam

garutexpress.id- Di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, kabar memilukan disampaikan Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Garut. PA mencatat, kasus perceraian di Garut terus meningkat. Ada puluhan perkara cerai yang ditangani para hakim setiap harinya.

Menurut Humas PA Garut Kamaludin, hingga awal September 2020 ini, ada 3.525 kasus gugatan cerai yang ditangani oleh Pengadilan Agama.

Saat ini ada sekitar 20 hingga 30 kasus gugatan cerai yang ditangani Pengadilan Agama Garut setiap harinya.

“Ada sekitar 20 sampai 30 perkara cerai yang kita tangani per hari,” ungkap Kamaludin kepada wartawan di PA Garut, Jalan Suherman, Tarogong Kaler, Kamis (3/9/2020).

Jumlah perkara cerai yang ditangani PA Garut selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jika dirata-rata, setiap tahun perkara cerai naik hampir seribu kasus di Garut.

Faktor ekonomi merupakan alasan yang paling sering ditemukan dalam kasus perceraian yang ditangani PA Garut.

“Perceraian karena alasan ekonomi memang biasanya dari golongan menengah ke bawah. Sedangkan yang lainnya terkait tanggung jawab. Ekonomi dan tanggung jawab memang saling berkaitan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, mereka yang bercerai mayoritas merupakan pasangan muda dengan usia rata-rata di bawah 40 tahun.

Dengan tingginya perkara cerai yang ada, para hakim di PA Garut bekerja keras. Tak jarang sidang dilakukan dari pagi hingga menjelang malam setiap harinya.

“Kita pastikan bahwa selama pendemi ini protokol kesehatan tetap kami terapkan,” tandasnya. (*)

Reporter : Memphis
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here