Area Pertanian Dilanda Kekeringan, Kades Sukasenang Lakukan Normalisasi Saluran Air

garutexpress.id- Dampak musim kemarau mulai dirasakan sejumlah petani di kawasan Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Beberapa lahan psawahan mulai mengering sehingga berdampak terhadap hasil panen.

Menurut Iwan Ridwan selaku Kepala Desa Sukasenang, di wilayahnya saat ada sekitar 7 hektare lahan sawah yang mengalami kekeringan. Di antara area pesawahan yang paling parah dilanda kekeringan ada di dua tempat, yakni Kampung Tegal Kapala dan Kampung Cikarokrok.

“Warga kami, khususnya para petani padi saat ini mulai mengeluhkan dampak dari musim kemarau,” tutur Kades Sukasenang, saat djumpai garutexpress.id, Sabtu (26/09/2020).

Menurut Iwan, berkurangnya pasokan air dari Sungai Ciojar menjadi salah satu penyebab mengeringnya area pesawahan di kawasan tersebut.

“Ya, akibat kekeringan ini berdampak pada penurunan hasil panen. Biasanya dari luas lahan 100 tumbak bisa menghasilkan padi 8 sampai 10 ton. Namun saat musim kemarau ini paling 4 sampai 5 ton saja,” ujar Iwan.

Untuk mengantisipasi dampak kekeringan agar tidak semakin meluas, Kades Sukasenang bersama warga melakukan berbagai upaya, di antarnaya dengan melakukan normalisasi saluran air ke area pesawahan.

“Secara kebetulan, saat ini kami mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dengan program Pembagian Kerja Sistem Padat Karya (PKSPK). Dengan adanya program ini (PKSP), proses normalisasi saluran air ini sangat terbantu sekali,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dengan program PKSPK, selain sangat membantu para petani dari resiko kekeringan, warga sekitar juga bisa dipekerjakan sehingga mendapatkan penghasilan.

Dalam pengerjaan normalisasi saluran air yang dibantu program PKSPK tersebut, sedikitnya ada 945 warga setempat dilibatkan. Warga yang dipkerjakan dalam program ini masing-masing mendapatkan upah per harinya Rp 67.500, sementara untuk mandornya diberi upah Rp 70.000 dengan waktu kerja sampai 15 hari.

“Melalui media ini, saya atas nama warga Desa Sukasenang secara khusus ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Bupati Garut, bapak H. Rudy Gunawan, dan pihak Disnakertrans yang telah memberikan program bantuan (PKSPK) ini. Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi warga yang tengah kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 ini. Alhadmulillah, saya bersyukur dengan program ini pula warga begitu antusias bergotong-royong membantu membangun kawasan Desa Sukasenang,” ungkapnya. (*)

Reporter : kang Cep


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here