Terkait PJJ, Puluhan Kepsek di Cisompet Dibina Langsung Kadisdik Garut

garutexpress.id- Sedikitnya ada 70 orang kepala sekolah (Kepsek) se Kecamatan Cisompet mendapatkan pembinaan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Garut, Totong, S.Pd., M.Pd., Kamis (06/08/2020).

Puluhan kepsek yang mendapatkan pembinaan tersebut merupakan pengelola sekolah dari beberapa tingkatan mulai dari PAUD,TK,SD dan SMP.

Para kepela sekolah di kawasas Garut selatan tersbut dibina langsung oleh Kadisdi terjait proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19.

“Jangan memaksakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) online kalau sarana dan prasarana tidak tersedia. Apalagi dengan memberatkan para orang tua. Dalam pembelajaran di masa pandemi (Covid-19) seperti sekarang, belajar itu harus dikemas sedemikian rupa, sehingga guru dan siswa tidak merasa jenuh. Buatlah senyaman mungkin dalam melaksanakan PJJ,daring dan luring,” ungkap Totong.

Ditambahkannya, untuk menangani mereka yang tidak bisa melanjutkan secara formal, maka di Kecamatan Cisompet diharuskan ada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Guna meng-handle mereka yang tidak bisa meneruskan sekolah secara formal diharuskan di Cisomet ada PKBM. Sedangkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 pihak sekolah harus menyediakan tempat cuci tangan lengkap denagn sabunnya. Yang penting guru kreatif, selain tempat cuci tangan, siswa harus menggunakan masker, boleh pake logo sekolah masing-masing dengan menggunakan dana dari BOS. Dalam home visit kita harus ingat protokol kesehatan, yakni mencuci tangan pakai sabun,pakai masler dan jaga jarak,” ungkap Totong.

Dalam kesemapatan yang sama Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H Entib Satibi S IP., mengatakan, diperlukan sedikitnya 3 PKBM untuk mendukung peningkatan IPM di Cisompet.

“Minimal harus ada 3 PKBM untuk mendukung peningkatan IPM di Cisomoet. Di tengah pandemi Covid-19 ini kita harut memiliki fikroh (pemikiran), ghiroh (semangat), dan harokah (prgerakan). Jangan lupa sekolah atau kelas jangan ditinggalkan begitu saja meskipun kita belum bisa melaksanakan tatap muka. Artinya di dalam kelas dan di luar kelas harus tetap bersih dan terjaga,” ungkapnya.(*)

Reporter : Iwan Setiawan
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here