Sambangi Para Disabilitas, Blusukan ala Lurah Paminggir

Lurah Paminggir, Asep Ridwan, SE., saat mengunjungi dan memberikan santunan kepada para penyandang tuna netra di Kampung Maktal, RT 01 RW 14, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota,Kabupaten Garut, Rabu (12/08/2020)***

garutexpress. id– Duduk bersila dengan sejumlah masyarakat penyandang disambilitas, kususnya para penyandang tuna netra warga Maktal, RT 01 RW 14, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota,Kabupaten Garut, tidak membuat canggung Asep Ridwan, SE selaku Lurah Paminggir.

Sesekali diskusi antara Lurah bersahaja dengan masyarakat disabilitas penyadang tunanetra diwarnai gelak tawa, seakan tidak ada batas antara masyarakat biasa dengan aparatur Kelurahan Paminggir. Itulah sekelumit kegiatan Asep Ridwan selaku pimpinan di Kelurahan Paminggir, saat mengunjungi kaum disabilitas.

Asep mengatakan, membangun dan menjalankan roda Pemerintah Kota Garut di Kelurahan Paminggir dibutuhkan kesinambungan antara Pemerintah Kota Garut dengan masyarakat.

Untuk menjalankan roda pemerintahan tersebut, Asep berupaya merangkul masyarakat melalui tokoh masyarakat di wilayah Kelurahan Paminggir.

Istri Lurah Paminggir, Dini Martyan (baju hijau) berdialog dengan Erwin Giner, pengasuh panti tuna netra di Kampung Maktal, RT 01 RW 14, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota,Kabupaten Garut, Rabu (12/08/2020)***

“Mendapatkan tugas di Kelurahan Paminggir, saya belusukan melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Salah satunya menyapa, bersaturahmi dengan warga disabilitas penyandang tunanetra yang bertempat di Kampung Maktal Kelurah Paminggir,” ujar Asep.

Diungkapkannya, tokoh masyarakat merupakan mitra Pemerintah Kota Garut untuk membantu mensosialisasikan dan menjalankan program Pemerintah kota Garut kepada masyarakat. Tidak hanya itu, sebelum menjalakan tugas, Asep kerap meminta masukan dan aspirasi terkait kewilayahan Garut melalui tokoh masyarakat.

Selain kepada masyarakat, lanjut Asep, peran dan penguatan tiga pilar Kelurahan Paminggir sangat diperlukan untuk menjaga kondusifitas lingkungan masyarakat.

“Sebagai abdi negara, saya tentunya akan berusaha untuk bersinergi dan berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sesuai dengan tupoksi tugas. Dengan merangkul dan terjalin komunikasi aktif, di Kelurahan Paminggir akan terjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan untuk masyarakat Paminggir,”  tutupnya.

Sementara itu, Enung (46) salah seorang penyandang tuna netra menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Lurah Paminggir yang telah sudi mengunjungi dan memberikan santunannya kepada dirinya dan rekan-rekan senasid di .

Alhamdulillah, ternyata Pak Lurah Paminggir ini begitu baik kepada kami kaum tuna netra. Meski saya tak dapat melihat Pak Lurah, saya sangat merasakan bagaimana sosok pak Lurah, saya yakin pak lurah orangnya sholeh. Saya haturkan terima kasih, kepada pak lurah serta ibu (lurah) yang telah memperhatikan kami yang hidup dalam keterbatasan ini. Rasanya tak mungkin kami membalas kebaikan pak lurah ini. Hanya Alloh lah yang layak membalas semua kebaikan pak lurah. Kami hanya bisa berdo’a semoga pak lurah beserta keluarga diberikan rizki yang banyak serta barokah. Dan pak lurah juga semoga mendapatkan kenaikan pangkat,” tutur Enung, seraya menitikan air matanya, saat diwawancarai garutexpress.id,di panti pijat tuna netra, kawasan Kampung Maktal, Garut Kota, Sabtu (15/08/2020).

Erwin Goner, yang merupakan pengasuh Panti Pijat Tuna Netra, juga memnyampaikan komentarnya atas kunjungan Lurah Paminggir di panti asuhanya. Menurut Erwin, Asep Ridwan adalah sosok lurah panuntan dan layak diteladani pejabat lainnya, khususnya di Garut.

“Subhanallah, kebaikan beliau (Lurah Paminggir) adalah panutan bagi masyarakatnya. Dan saya kira aksi blusukan beliau ke semua elemen masyarakat ini patut diteladani pejabat di Garut lainnya. Khusus saya sampaikan terima kasih untuk Pak Lurah Paminggir, dan apresiasi setinggi-tingginya atas kebaikannya,” tutur Erwin. (*)

Reporter : Tim GE

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here