Pendamping PKH Desa Cilampuyang Kunjungi Keluarga Mahasiswa Peraih Cumlaude

ROMBONGAN pendamping Desa Cilampuyang dan Kabupaten Garut, foto bersama saat mengunjungi kediaman keluarga Siti Rodiah peraih predikat Cumlaude, Kamis (27/08/2020)***

garutexpress.id- Siapa sangka, jika anak gadisnya bisa meraih prestasi yang sangat membanggakan. Gelar kehormatan Cumlaude tersemat dalam ijazah sarjana bukan hal gampang diraih. Apalagi dirinya bukan berasal dari kalangan orang berkecukupan yang bisa memberikan fasilitas kepada anaknya saat mengenyam bangku sekolah hingga kuliah.

Tapi, dengan kegigihan dan usaha serta keyakinan, semua itu bisa dirasakan oleh pasangan Cucu dan Okib warga Desa Cilampuyang, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Siti Rodiah, anak pasangan keluarga pra sejahtera ini berhasil mewujudkan mimpinya untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi, bahkan dipenghujung masa perkuliahannya di Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, Siti meraih predikat Cumlaude.

Tentunya, keberhasilan Siti Rodiah dalam menyelesaikan pendidikan di universitas ini tak lepas dari doa serta upaya dari kedua orang tuanya.

Menurut Cucu, sewaktu masih SMA biaya sekolah anaknya tersebut ia dapatkan dari hasil menjual makanan. Selain itu, dirinya menerima dana dari pemerintah, yaitu dana Program Keluarga Harapan (PKH). Dana PKH yang diterimanya di rasa sangat membantu sekali selama anaknya mengenyam bangku sekolah. Cucu menerima dana PKH sejak tahun 2015, waktu itu, Siti anaknya masih duduk di bangku SMA.

“Alhamdulillah, berkat bantuan dana PKH tersebut anak saya bisa lulus. Setelah lulus SMA, Siti masuk menjadi mahasiswi di UIN Sunan Gunung Djati hingga meraih prestasi gemilang, Cumelaude dengan gelar tambahan sebagai Mahasiswa Inspiratif. Selain itu, Siti pun mendapat beasiswa S2,” ungkanya, Jumat (28/08/2020).

Cucu menambahkan, dana PKH yang ia terima selalu diprioritaskan untuk kebutuhan pendidikan anaknya.

“Jika saat SMA dulu saya tidak memperhatikan pendidikan anak saya, mana mungkin sekarang jadi sarjana. Saat SMA itulah, dana PKH dari pemerintah digunakan untuk membantu biaya pendidikan anak saya. Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu saya,” pungkasnya.

Pendamping PKH Desa Cilampuyang, Tatang Khoerudin (35) beserta jajaran pendamping PKH tingkat desa, Kecamatan dan Kabupaten Garut, mendatangi kediaman Cucu dan Okib di Cilampuyang.

Dalam kunjungannya tersebut, dirinya menyampaikan selamat atas keberhasilan Siti Rodiah dalam meraih prestasi akademiknya.

“Semasa Siti masih sekolah di SMU, saya selalu memberikan motivasi kepada Siti dan juga orang tuanya yang menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di desanya. Selama ini,” ujar Tatang.

Menurutnya, Cucu yang merupakan ibu dari Siti Rodiah, adalah KPM yang dinilai baik oleh pendamping. Di setiap ada pertemuan, ia selalu hadir dan memperhatikan semua arahan para pendamping.

“Sekarang, Alhamdulillah salah seorang anak KPM PKH di Desa Cilampuyang ini ada yang berhasil meraih prestasi hebat yang sangat membanggakan,” kata Tatang.

Sementara itu, Koordinator PKH Kabupaten Garut, Aceng Ahmad Khotib yang juga turut berkunjung ke rumah Cucu, merasa sangat terharu sekaligus bangga. Menurut Aceng, ini adalah salah satu hal baik yang patut mendapat apresiasi.

“Mudah-mudahan, KPM PKH yang ada di Desa Cilampuyang, Kecamatan Malangbong yang berjumlah 518, umumnya seluruh KPM di kabupaten Garut, bisa mencontoh keluarga bu Cucu,” pungkasnya. (*)

Reporter : Useu G Ramdani
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here