KWH Listrik Prabayar Error, Pelanggan Takut Dirugikan Saat Bayar Tagihan

Jajang , pelanggan PLN warga Kampung Awassagara, RT04/RW01, Desa Awassagara, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.***

garutexpress.id- Beberapa pelanggan PLN di kawasan Garut selatan hingga saat ini mengeluhkan pelayanan PLN. Di antaranya soal KWH prabayar (token) yang rusak. Kerusakan KWH token yang dibiarkan tersebut ditakutkan pelanggan, sehingga saat akan bayar tagihan membengkak.

Jajang salah seorang pelanggan PLN warga Kampung Awassagara, RT04/RW01, Desa Awassagara, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut mengaku, laporannya terkait KWH token di rumahnya telah ditindaklanjuti pihak PLN ULP Pamenupeuk. Meski demikian, Ia tetap khawatir ada lonjakan pembayaran karena penghitungan penggunaan listriknya dipukul rata atau dikira-kira.

“Alhamdulillah, setelah ada pemberitaan terkait keluhan pelanggan, KWH di rumah saya yang rusak, pihak PLN ULP Pameungpek telah melakukan pemeriksaan KWH di rumah saya. Meski demikian saya tetap khawatir, jka ada tagihan yang melonjak sampai puluhan juta rupiah misalnya. Apalagi kerusakan KWH itu bukan salah saya selaku pelanggan PLN, seharusnya kerusakan KWH ini menjadi tanggung jawab PLN,” kata Jajang,Senin (10/08/2020).

Dketahui, Jajang merupakan pelanggan listrik prabayar (token) dengan nomor pelanggan 532761030616.

Ia berharap ada transparansi dari pihak PLN terkait penghitungan tagihan listrik tersebut.sementar itu, hingga berita ini diturunkan, manajer PLN UP3 Garut, Fauzan belum memberikan penjelasannya, saat dikonfirmasi garutexpress. id melalui pesan whatsapp, Selasa (11/08/2020). (*)

Reporter  :  Goner

Editor      :  ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here