Keuntungan Berlipat, Kisah Sukses Pembudidaya Udang Vaname di Cibalong

garutexpress.id- Budidaya Udang Vaname merupakan salah satu usaha perikanan yang menjanjikan. Terlebih budidaya ini, jika ditekuni dengan baik dapat mendatangkan keuntungan berlipat. Budidaya produk perikanan ini kini mulai dikembangkan di kawasan Garut selatan Garut, tepatnya di kawasan Kecamatan Cibalong.

Ada kisah sukses sekaligus inspiratif dari pembudidaya Udang Vaname di kawasan yang dikenal dengan keindahan pesisir pantainya tersebut.

Hanya dengan menggunakan kincir air berkepadatan rendah, hasil panenan udang bisa dua kalilipatnya. Dengan peralatan yang semi intensif itu, setiap kali panen setidaknya akan mendapatkan sebanyak 1 ton Udang Vaname. Setiap 6 bulan panen Udang Vaname, keuntungan yang didapat bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Adalah Sarip Hidayat, salah seorang pembudidaya Udang Vaname yang kini menikmati kesusksesan dari usaha perikanan ini. Sarip kini dikenal sebagai petambak udang yang mulai diperhitungkan di Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.

Sarip mengaku telah puluhan tahun terjun di dunia budidaya udang tersebut. Usaha budidaya udangnya semakin menanjak sejak awal tahun 2014 mulai beralih ke budidaya Udang Vaname.

“Alhamdulillah, hasilnya dapat dirasakannya meski banyak kendala terkait peralatan yang masih tergolong tradisional, yaitu hanya menggunakan pompa air saja. Saat itu, dengan bibit sebanyak 50 ribu ekor per kolam hanya mampu memanen 150 kuintal Udang Vaname. Kemudian saya gunakan alat semi-intensif, kincir air dengan kepadatan rendah. Hasilnya lebih memuaskan bisa 2 kali lipatnya dari hasil yang pertama. Kini bisa panen  500 kuintal Udang Vaname,” ungkapnya.

Sebagai masyarakat yang tinggal di pesisir laut, kini ia memiliki lahan 4 kolam yang hanya bisa dimanfaatkan untuk tambak. Karena lahan tersebut sudah diresapi air laut, sehingga lahan tidak bisa ditanami padi dan tanaman sejenis lainnya.

Dengan optimisme yang tinggi, dirinya terus berusaha untuk tetap bisa menggarap lahan sebagai sumber mata pencaharian. “Budidaya Udang Vaname sebagai sumber utama pendapatan,” tandasnya, Sabtu (22/08/2020).

Tekadnya untuk menjadi pembudidaya Udang Vaname yang sukses kemudian membuatnya bergabung bersama pembudidaya lain untuk bertukar pengalaman. Tak hanya itu dirinya juga tak sungkan belajar dari Dinas Perikanan dan Kelautan- Instalasi Cibalong.

“Berkat itu semua, kini saya sudah bisa menggunakan cara semi intensif untuk budidaya udang. Dengan semi intensif budidaya lebih aman dari pada menggunakan alat tradisional. Dengan kepadatan yang rendah udang bisa tumbuh lebih besar dan lebih cepat,” tandasnya.

Sarip menjelaskan, jangka waktu panen Udang Vaname mulai penebaran hingga produksi  bisa memakan waktu sekitar 6 bulan, dan hasil panen sudah langsung dibeli oleh suplier.

“Setiap 6 bulan sekali melakukan panen budidaya Udang Vaname. Alhamdulillah, hasil panen langsung diambil oleh suplier dan dibawa ke Jakarta,” katanya. (*)

Reporter : Goner

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here