Kelompok Petambak Udang di Cibalong Keluhkan Mahalnya Harga Pakan

Syarip Hidayat, ketua kelompok petambak udang 'Ikan Liar'di Kampung Balengbeng, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.***

garutexpress.id- Sejumlah petambak udang di kawasan selatan Garut saat ini mengeluhkan tingginya pakan udang. Saat ini sedikitnya ada 8 orang petambak udang yang tergabung dalam kelompok petambak udang ‘Ikan Liar’ tengah mensiasai tingginya pakan udang ini.

Syarip Hidayat, ketua kelompok petambak udang ‘Ikan Liar’di Kampung Balengbeng, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut mengaku telah menekuni bisnis perikanannya, kususnya tambak udang sejak tahun 2014.

Di tengah prospek tambak udangnya yang beranjak pesat, seiring mewabahnya Covid-19 dihadapkan pada tingginya pakan udang. Untuk menekan biaya produksi, kini Syarip bersama kelompoknya mensiasati pakan ternak dengan meracik sendiri.

“Ya, sejak korona ini, saya bersama kelompok “Ikan Liar” mensiasati mahalnya harga pakan dengan meracik pakan sendiri, misalnya dengan dedak yang dicampur dengan daging keong mas,” kata Syarip, saat dihubungi garutexpress.id, Ahad (30/08/2020).

Diungkapkannya, untuk memenuhi pakan udang di tambaknya dibutuhkan pakan 4 kuintal pakan. Dengan 4 kuintal pakan tersebut cukup untuk memenuhi 20 ribu ekor bibit udang. Saat ini harga pakan udang mencapai Rp 18 ribu per kilo gramnya.

“Dengan harga pakan yang cukup mahal itu tentunya sangat memberatkan bagi para petambak. Untuk mensiasatinya, kita mengurangi pembelian pakan, dari 4 kuintal kita kurangai jadi 3 atau dua kuintal, sisanya kita ganti dengan pakan racikan,” ungkapnya.

Dengan mennggunakan pakan racikan ini, memang massa panen agak telat jika dibandingkan dengan pakan biasa. Untuk itu, Syarip berharap kepada pihak terkait atau dinas peternakan untuk membantu memberikan solusinya.

“Ya memang dengan dikuranginya pakan ini agak mengurani waktu massa panen udang. Untuk itu, kami bersama para petambak udang d kelompok ‘Ikan Liar’ berharap ada drongan bantuan atau solusinya untuk mengatasi masalah mahalnya pakan ini,” harapnya.

Saat ini para petampak udang di kawasan Cilabong tersebut mampu memanen udang sampai tiga kali dalam satu massa panen. Udang yang siap dipanen rata-rata per kilo gramnya berjumlah 100 ekor udang. Untuk harga jualnya, udang yang dijual para petambak di Ciabalong dibanderol pada kisaran harga Rp 56.000 per kilogramnya. (*)

Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here