KBM Melalui Saluran TV Mulai Diterapkan di SMPN 3 Cilawu Garut

Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman saat melakukan peninjauan pelaksanaan KBM melalui sarana TV kabel di SMPN 3 Cilawu Garut, Jawa Barat, Senin (10/8/2020).*

Garutexpress.id – Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui sarana televisi (TV) mulai dilakukan SMPN 3 Cilawu, Garut, Jawa Barat. Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman meninjau langsung pelaksanaan program tersebut.

“SMPN 3 Cilawu ini bagus ada kreativitas di saat pandemi seperti sekarang. Dengan sistem KBM seperti ini, resiko sekolah jadi klaster Covid-19 bisa terhindari,” kata Helmi saat melakukan peninjauan, Senin (10/8/2020).

Helmi mengatakan, Pemkab Garut siap bekerjasama kalau memang nanti harus ditempuh perizinan. Menurutnya, proses belajar dengan media TV dinilai efektif di masa pandemi.

Menurut Wabup, melihat pengalaman yang sudah dilakukan oleh SMP Negeri 3 Cilawu ternyata 100% siswa bisa belajar. Selain penyampaian materi pelajaran, pihak sekolah pun sudah menyiapkan perangkat evaluasinya.

“Sebenarnya di pemda sendiri di Dinas Pendidikan kita sudah merencanakan dan prosesnya sedang dilakukan,” kata Helmi di sela-sela peninjauan.

Proses belajar melalui tv ini bisa lebih luas terjangkau ke seluruh masyarakat atau siswa-siswi di Kabupaten Garut. Ia berharap segera terwujud, tinggal memikirkan daerah selatan, karen belum dicoba.

“Kita jajaki kerjasama dengan tv kabel yang di sana mudah-mudahan ini juga akhirnya bisa meng-cover seluruh proses belajar-mengajar yang diperlukan oleh siswa siswi melalui media, khususnya televisi,” harapnya.

Menurutnya, bupati sendiri sudah menyetujui, dan Dinas Pendidikan baru mengusulkan seratus juta rupiah, termasuk di dalamnya untuk keperluan operasional dan perbaikan.

“Seratus juta itu untuk seluruh karena kita ada TV yang bisa menjangkau beberapa kecamatan di Garut utara dan tengah,” jelasnya.

Untuk pengelolaan, nantinya diserahkan ke Dinas Pendidikan, karena nanti akan mengambil dari beberapa sekolah dan guru-guru. Selanjutnya produksi filmnya ditampilkan di tv chanel.

Terkait dengan legalitas dari tv chanel itu sendiri dikarenakan dihawatirkan dari pihak balmon (balai monitoring) yang akan melakukan kunjungan, Wabup Helmi, menjelaskan, TV lokal ini untuk pendidikan dan pihaknya siap bekerjasama bila memang nantinya harus ditempuh perizinan.

“Kita tempuh perizinan, tapi ya karena ini memang sangat kita butuhkan apalagi kemarin ada kasus, dan Saya kira banyak ya ini mewakili siswa-siswa yang tidak mampu mereka tidak punya gadget, tidak punya HP sehingga ini perlu dibantu dengan media lain,” pungkasnya. (*)

Reporter: Mahesa
Editor: Farhan SN


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here