Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemkab Garut Belum Izinkan Sekolah Tatap Muka

garutexpress.id- Sebelumnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan izin untuk belajar tatap muka bagi SMA/SMK di Kabupaten Garut. Bahkan Disdik Provinsi telah menetapkannya pada tanggal 18 Agustus 2020 sekolah tatap muka bisa dimuali di Garut.

Meski izin sekolah tatap muka telah dikeluarjkan pihak Disdik Provinsi, pihak Pemkab Garut malah belum memberikan izin itu.

Menurut Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, pihaknya belum memberi izin pembukaan sekolah pada pekan ini. Pasalnya dari hasil verifikasi, kesiapan sekolah masih jauh dari harapan.

“Walau dari provinsi sudah memperbolehkan, tapi tetap harus ada izin dari gugus tugas di Garut. Jadi kami (Pemkab Garut) belum mengeluarkan izin pembukaan sekolah,” ucap Helmi, Selasa (18/8/2020).

Seperti diketahui, awalnya SMA/SMK di Garut akan dibuka sejak kemarin. Namun dari hasil pertimbangan, pembukaan sekolah diundur.

Penambahan kasus Covid-19 di Garut jadi alasannya. Pada perayaan hari Kemerdekaan ke 75, jumlah konfirmasi positif di Garut melonjak dan jadi rekor terbanyak selama ini.

Ada tujuh orang yang dinyatakan positif dan total kasus konfirmasi positif sebanyak 68 orang. Kecamatan Tarogong Kidul, Karangpawitan, dan Garut Kota jadi salah satu wilayah yang banyak terdapat kasus Covid-19.

“Sarana di sekolah juga belum semua siap. Makanya lebih baik diundur demi keselamatan semua,” katanya.

Helmi menambahkan, orang tua juga mempunyai hal untuk melarang anaknya belajar tatap muka. Di masa pandemi ini, pihaknya memaklumi jika ada kekhawatiran penyebaran virus corona.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI Garut, Asep Sudarsono belum bisa memastikan waktu pembukaan sekolah. Hingga kini belum ada sekolah yang lolos verifikasi.

“Belum ada (sekolah dibuka). Asalnya ada sekolah yang diajukan dan masuk zona hijau. Tapi ada pemberitahuan dari gugus tugas kalau sekolahnya masuk zona merah,” kata Asep saat dihubungi. (*)

Reporter : FW
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here