Kasus Covid-19 di Garut Terus Meningkat, Warga Mulai Bosan dan Tak Peduli

garutexpress.id- Dalam laporannya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut kembali mencatat adanya kasus baru Covid-19.

Menurut Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, hingga pukul 17.00 WIB, Sabtu (08/08/2020) pihaknya mencatat, total kasus Covid-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable dan Konfirmasi +) ada 5331 kasus.

“Pada hari ini, tim sub divisi pencegahan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah melakukan tracking dan tracing pada kontak erat konfirmasi positif covid-19 (KC-51) asal Kecamatan Pangatikan sebanyak 3 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab. Syukur Alhamdulillah, kasus konfirmasi positif Covid-19, seorang laki-laki (KC-34), usia 27 tahun, asal Kecamatan Leles telah dinyatakan sembuh oleh tim dokter di RSUD. dr. Slamet Garut,” ungkap Yeni, dalam keterangan pers nya, Sabtu (08/08/2020) malam.

Dalam laporannya, Yeni mencatat rincian kasus Covid-19 di Garut, di antaranya : Kontak Erat ada 2387 orang, (137 Kasus isolasi mandiri dan 2250 Kasus discarded/selesai pemantauan), Suspek : 2.893 kasus (20 Kasus isolasi mandiri, 2 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2836 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 35 Kasus meninggal) dan Konfirmasi + : 51 kasus, (1 Kasus isolasi mandiri, 16 Kasus isolasi RS/perawatan, 31 Kasus sembuh dan 3 Kasus meninggal).

Related Post

Sementara itu, menanggapi laporan kasus Covid-19, khususnya di Kabupaten Garut, H. Fuad, salah seorang warga di kawasan Karangpawitan Garut mengaku telah bosan. Ia bingung, antara laporan dan kenyataan di lapangan.

“Ah bosan, Covid-19 dalam berita ada yang positif seginih, yang meninggal seginih, yang sembuh seginih. Apakah itu benar?  Kenyataan di lapangan mah warga banyak yang tak patuh protokol kesehatan. Semua jadi susah, usaha susah, sekolah anak anak terbengkalai, cari duit sulit,” ungkapnya. (*)

Reporter : Tim GE

Editor     : ER


Redaksi GE:
Leave a Comment

This website uses cookies.