Fakta Mengejutkan, Ini Keterangan Pemilik Mobil Kijang yang Diduga Halangi Laju Ambulans

garutexpress.id- Setelah ditelusuri, terkait mobil kijang yang sempat menghebohkan warganet gegara mengahangi laju mabulans yang berujung tragis beberapa hari yang lalu. Belakangan ditemukan fakta mengejutkan.

Dketahui, pemilik mobil kijang biru dengan nomor polisi Z 1404 CT mengungkapkan, mobilnya tak pernah keluar dari garasi sejak hari Rabu (5/8/2020).

Padahal insiden mobil kijang biru yang menghalangi ambulans terjadi pada 14 Agustus 2020 seperti yang diposting akun Fauzi dalam facebooknya.

Warganet pun dibuat heboh dengan penemuan fakta terbaru ini.

Kejadian ini bermula saat mobil ambulans yang membawa pasien anak dalam kondisi kritis dihalang-halangi kijang berwarna biru di daerah Garut.

Akhirnya, mobil ambulans itu tak dapat melaju dengan cepat dan anak yang dibawanya pun telat mendapatkan penanganan medis dan akhirnya meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Garut AKP Asep Nugraha mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan, baik terhadap pengunggah di media sosial maupun mobil kijang itu.

“Kami sedang cek, baik yang mem-posting, maupun kendaraan yang disebutkan, yaitu kendaraan Kijang nomor polisi (nopol) Z1404CT tersebut,” jelas AKP Asep Nugraha dalam video yang diunggah kanal YouTube Kompastv, Senin (17/8/2020).

Selanjutnya, polisi akan menyelidiki adakah unsur kesengajaan dari pengendara kijang tersebut atau tidak.

Lebih lanjut, sampai berita ini ditulis (18/08/2020), unggahan Fauzi telah dibagikan ratusan kali oleh pengguna Facebook lainnya. Selain itu, unggahan tersebut juga mendapatkan ratusan komentar.

Berdasarkan unggahan terbaru dari Fauzi, pemilik kijang biru itu adalah orang Darmaraja Sumedang.

Dia adalah H Adas yang bertempat tinggal di Cipaok, Taruna Jaya, Darma Raja, Sumedang.

Namun yang menejutkan, keluarga H Adas mengaku tidak pernah mengeluarkan mobil jenis kijang kapsul itu sejak Rabu, 5 Agustus 2020 lalu.

Pihak keluarga mengungkapkan, sejak awal Agustus, mereka sedang berduka cita karena orangtuanya meninggal dunia. Karena itu, mereka tak berani mengeluarkan mobil milik almarhum tersebut.

Berikut penuturannya:

“Terlepas hal itu..Keluarga Kami juga sekarang masih situasi berkabung atas meninggalnya ayahanda kami Alm… pada tgl 5 Agustus 2020…dan semenjak tgl tersebut kendaraan kijang Kapsul kami belum pernah keluar garasi serta selalu di tutup oleh sarung mobil..karena kita masih berduka dan selalu terkenang akan alm ???????????? Apabila melihat dan menyentuh barang2..milik Alm..serta situasi tersebut dikuatkan oleh saksi dari tetangga-tetangga sekitar kami,”

Meski begitu, keluarga H. Adas mengapresiasi Fauzi yang sudah menjadi relawan.

“Kita juga semua harus mengapresiasi Sdr Fauzi yg mana menjadi relawan utk pengawalan ambulance tersebut dgn usia yang masih muda mempunyai jiwa tolong menolong dan saling membantu yg besar terhadap sesama serta ikhlas..adapun..utk relawan lainnya lanjutkan… karena kita tidak tahu mungkin bisa dimana saja dan kapan saja..dari keluarga kita yg ada dalam ambulance tersebut,.jangan kita buli dan melemahkan niat baiknya..adapun utk kedepannya pabila menemukan kembali situasi tersebut.. kiranya dalam memposting sesuatu harus lengkap,,jelas dan terperinci.. seyogyanya..minimal konsultasi dengan pihak berwajib…karena statment dalam postingan ke public.. sekarang sudah ada hukum dan aturan perundang-undangan nya..”

Bahkan, keluarga H Adas dan Fauzi sudah dipertemukan lewat sambungan telepon (video call) dengan dimediasi oleh polisi.

Dari komunikasi itu, Fauzi menduga ada orang yang sengaja memalsukan plat nomor Z 1404 CT.

Hal itu dikuatkan dengan kesaksian Fauzi yang melihat mobil kijang yang halang-halangi itu bukan kapsul, tapi kijang kotak.

“Update perkemabangan kejadian tanggal 14 bulan Agustus tahun 2020 jam ± 16.00 WIB Tentang ambulance Emergency darurat .

Berdasarkan penelaahan dan survey dilapangan bahwa nopol plat z 1404 CT yang disangkakan berdasarkan saksi telah mengahalangi laju ambulance, pada kenyataannya adalah kemdaraan tersebut berplat nomor polisi palsu.

Plat no polisi tersebut dimiliki oleh atas nama bapa ADAS jenis kendaraan KIJANG KAPSUL beralamat dicipaok RT 01 Tarunajaya kecamatan darmaraja kab sumedang

Setelah kami kunjungi pemilik plat no tersebut ternyata r4 tidak dipakai saat kejadian berlangsung.

Jadi si pelaku menggunakan mobil kijang kotak bukan mobil kijang kapsul. Kesimpulannya adalah, ada oknum memakai plat no yang sama yang tidak bertanggungjawab dan plat nomor menjadi ganda.” (*)

Dari berbagai sumber


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here