Cegah Kasus Kekurangan Vitamin A, Petugas Puskesmas Selaawi Terjun ke Lapangan

garutexpress.id- Sebagai upaya Untuk mencegah terjadinya kasus kekurangan vitamin pada balita, pihak Puskesmas dan Muspika Selaawi turun langsung ke lapangan dengan membagikan vitamin A dan obat cacing.

Hal tersebut juga dilakukan dalam program bulan penimbangan balita di Kabupaten Garut. Saat ini tercatat ada 3019 balita di Kecamatan Selaawi. Sasaran kegiatan ini di antarnanya balita usia 0-59 bulan yang ada di wilayah Kecamatan selaawi.

Kegiatan yang melibatkan UPT Puskesmas serta lintas sektor di Kecamatan Selaawi tersebut, berlangsung selama bulan Agustus 2020 di 67 Posyandu.

“Pemberian Vitamin A untuk tentu saja dibagi menjadi dua tingkatan sesuai usia. Untuk balita dengan usia 6-11 bulan, diberi Vitamin A biru, sedangkan balita yang berusia 11-59 bulan diberikan Vitamin kapsul A merah. Selain diberikan Vitamin, balita-balita tersebut juga diberi obat cacing,” tutur Kepala Puskesmas Selaawi, Hj. Lia Maulidyawati SST M., Rabu (12/08/2020).

Menurut Hj. Lia, pemberian Vitamin A kepada balita sangat bermanfaat untuk mencegah kekurangan vitamin terutama untuk kesehatan mata. Sedangkan pemberian obat cacing, merupakan upaya agar balita terhindar dari kecacingan dan juga stunting.

Dalam momen bulan penimbangan balita, pihak Puskesmas dan pemerintah Kecamatan serta Desa, bisa memantau langsung tingkat pertumbuhan dan perkembangan balita.

“Di samping itu, melalui kegiatan bulan penimbangan balita, kita bisa menjaring data kasus stunting atau istilahnya deteksi dini stunting. Karena, selain memberikan Vitamin A dan obat cacing, para petugas juga melakukan penimbangan dan pengukuran panjang badan dan tinggi badan pada balita. Dengan kegiatan ini, kesehatan balita yang berada di wilayah UPT Puskesmas Selaawi bisa benar-benar terpantau,” ungkapnya.

Data-data yang di hasilkan melalui program ini, nantinya akan di bawa dan menjadi bahan rapat evaluasi, baik di internal Puskesmas maupun rapat-rapat bersama pemerintahan Kecamartan serta Desa. semua itu di lakukan agar derajat kesehatan masyarakat bisa terkontrol dan bisa di tanggulangi secara dini jika ada permasalahan pungkasnya. (*)

Reporter : Useu G Ramdani
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here