APDESI jadi Inisiator Penataan Kawasan Alun-alun Malangbong

garutexpress.id- Warga di sekitar kawasan Kecamatan Malangbong berharap Alun-alun Malangbong difungsikan kembali sebagai ruang terbuka hijau.

“Saya mengapresiasi penataan dan perataan tanah di Alun-alun Malangbong yang dilakukan oleh sejumlah instansi dan warga malangbong. Sae pisan mung sakantenan ada penertiban para pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar atau bahu jalan sekitar alun-alun juga karena hak pejalan kaki sedikit terganggu,” ujar Endang Darmawan, salah seorang warga sekitar.

Hingga saat ini berdasarkan pantauan, Kecamatan Malangbong memang belum memiliki lahan yang srategis sebagai lahan parkir. Saat ini, para pedagang atau pengunjung pasar Malangbong masih menggunakan area alun-alun untuk parkir kendaraan.

Kepala Desa Mekarasih, Dadan Wildan (baju batik) saat meninjau proses penataan kawasan Alun-alun Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (10/08/2020)***

“Selain itu, jalan menuju kantor Polsek Malangbong dan UPTD Puskesmas DTP Malngbong pun ikut tersendat lantaran banyaknya para pedagang yang berjualan di situ,” tambahnya.

Terkait kondisi Alun-alun Malangbong, warga bersama sejumlah instansi dinas yang diinisiasi oleh Asosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Malangbong berinisiatif melakukan penataan kawasan Alun-alun.

Kepala Desa Mekarasih, Dadan Wildan yang juga selaku tim pelaksana dari APDESI menjelaska, kegiatan penataan dan perataan tanah Alun-alun Malangbong dilaksanakan berdasarkan kepedulian warga Malangbong.

“Selama ini penataan dan pembangunan Alun-alun menjadi ruang terbuka hijau masih tersendat. Alun-alun Malangbong itu kan nantinya disiapkan sebagai ruang terbuka hijau yang dapat digunakan berbagai kegiatan, contohnya olahraga. Bahkan perayaan Hari Besar Nasional (HBN) seperti upacara kenegaraan dipusatkan di Alun -alun ini,” ungkapnya, Senin (10/08/2020).

Jajang Saidin selaku pendamping profesional mengakatakan, di tengah situasi pandemi Corona Virus Deases 2019 (Covid-19) pelaksanaan HUT RI kali ini tidak akan melaksanakan pawai dan keramaian seperti tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, warga Malangbong bersepakat menyisihkan sebagian anggaran kegiatan pawai dialihkan untuk menyumbang kegiatan penataan dan perataan tanah.

“Saya mengapresiasi APDESI beserta instansi UPTD perhubungan, Damkar dan warga yang telah berkontribusi terlaksananya kegiatan penataan dan perataan tanah alun alun. Alun-alun Malangbong itu kan milik semua warga Malangbong jadi wajar kalau semuanya merasa peduli, kalau tidak oleh warga Malangbong mau sama siapa lagi yang peduli,” kata Jajang.

Lebih lanjut dikatakannya kalau masih harus menunggu bantuan dan uluran tangan pemerintah pusat, entah mau sampai kapan akan terlaksana apalagi di tengah situasi pandemi Corona.

Sementara itu, Camat Malangbong H.RM Aliyuddin turut mendukung kepedulian warganya.

“Adanya inisiatif dari APDESI dan PHBN dalam penataan dan pemerataan Alun-alun Malangbong dilaksanakan menjelang HUT RI ke 75. Mudah-mudahan bisa terus dilaksanakan serta memerlukan perhatian dan dukungan semua pihak,” pungkasnya. (*)

Reporter : TAF
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here