Akibat Akses Jalan Rusak, Kampung Sukasari-Cisompet MasihTerisolir

WARGA bergotong-royong memperbaiki akses jalan yang rusak di kawasan Kampung Sukasari, RW 09, Desa Cihaurkuning, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Ahad (23/08/2020)./ foto : Iwan Setiawan/ garutexpress.id ***

garutexpress.id- Salah satu kampung di kawasan Garut, tepatnya Kampung Sukasari, RW09, Desa Cihaurkoneng, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, saat ini kondisinya memprihatinkan.  Bahkan akibat rusaknya akses jalankampung ini masih terisolir.

Terhitung sudah beberapa kali pergantian kepala desa, kondisi akses jalan utama di kawasan tersebut tak kunjung membaik.

Perlu diketahui, akses jalan utama menuju Kampung Sukasari adalah salah satu jalan utama dan penting bagi masyarakat sekitar. Dengan jalan ini pula warga dari beberapa desa tetangga . Tak heran, warga sekitar sangan mengidam-idamkan dibangunnya jalan tersebut.

“Kami sebagai warga masyarakat Desa Cihaurkuning ingin sejajar dengan warga yang lainnya. Saat ini seolah- olah Kampung Sukasari sebagai kampung terisolir. Kami berharap pemerintah memperhatikan kondisi kami, dan kami berharap dibangunkan jalan yang layak. Misalnya, jalan ini dibangun dengan rabat beton seperti desa desa lain,” tutur Asep Paryana,Ahad (23/08/2020).

Menurutnya, saat musim kemarau jalan menuju ke kampung Sukasari relatif tidak ada masalah. Namun ketika musim hujan tiba, jangankan untuk dilalui roda empat, sepeda motor pun sulit melewati, bahkan sering terjatuh.

“Untuk sementara, saat ini kita lakukan kegiatan gotong royong secara swadaya untuk membenahi jalan alakadarnya. Hal ini sebagai langkah nyata semangat kebersamaan warga masyarakat kampung Sukasari Desa Cihaurkuning. Secara perlahan namun pasti, hal ini dilakukan untuk membiasakan diri agar tidak bergantung pada bantuan dana dari pemerintahan desa.  Meskipun akhir-akhir ini setiap desa banyak dana yang digelontorkan pemerintah pusat, katanya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya di desa masing masing. Tapi untuk kampung kami sepertinya belum ada perhatian dari pihak pemerintahan desa,” ungkap Asep,  yang di amini warga lainnya di lokasi gotong royong pembangunan jalan, Ahad (23/08/2020) (*)

Reporter  : Iwan Setiawan

Editor      : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here