Terdampak Corona, Produk Sale Pisang di Cibalong-Garut Sepi Pembeli

Proses penjemuran Sale Pisang di salah satu sentra industri rumahan sale pisang kawasan Kampung Cimerak-Cijeruk, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (18/07/2020)***

garutexpress.id- Sektor ekonomi, khususnya industri rumahan kini mulai merasakan dampak dari mewwbahnya virus corona (Covid-19). Salalah satu industri rumahan di kawasan Garut slatan kini mulai mengeluhkan omzet penjualan hasil produksinya yang anjlok.

Dadan, salah seorang produsen Sale Pisang Ambon di Kampung Cimerak-Cijeruk, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengeluhkan sepinya pembeli sejak ada wabah Covid-19. Akibatnya, untuk menutup ongkos produksi pun tak cukup.

“Biasanya sebelum ada corona, produksi sale pisang ambon mencapai 3-4 kuintal. Hasilnya bisa menutupi segala kebutuhan rumah tangga. Saat ini, gara-gara corona jadi sepi pembeli,“ ujarnya, Sabtu (18/7/2020).

Menurut Dadan, produk sale pisangnya biasa dikirim ke pedagang di sejumlah pasar di Bandung, Tasikmalaya dan pasar lokal, termasuk untuk oleh-oleh bagi wisatawan yang berkinjung ke objek wisata pantai Garut Selatan.

”Dengdan adanya wabah Covid-19 penjualan sale pisang sangat sepi. Disamping itu, harga bahan baku, yakni pisang dari petaninya juga mahal,” kata Dadan. (*)

Reporter : Tim GE
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here