Sambut New Normal, Warga Cinunuk Wanaraja Gelar Turnamen PUBG Mobile

SUASANA Turnamen PUBG Mobile di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Sabtu (04/07/20).***

garutexpress.id- Pemuda di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mempunyai cara yang berbeda dengan daerah lain untuk menyambut New Normal dari pandemi Covid-19, yaitu dengan mengadakan Turnamen PUBG (Player Unknown’s Battlegrounds) Mobile yang diselenggarakan hari Sabtu (04/07/20).

Seperti diketahui,  PUBG Mobile adalah permainan dengan genre battle royale. Permainan ini bisa dimainkan oleh 100 orang sekaligus secara daring. 100 orang tersebut akan ‘berusaha bertahan hidup dengan saling membunuh di suatu pulau.’

Toni  Hariyanto selaku panitia turnamen PUBG menegaskan bahwa, Turnamen PUBG ini bertujuan untuk menyambut new normal, dan menarik perhatian masyarakat sekaligus menunjukan bahwa PUBG ini kegiatan game yang memiliki nilai positif bagi anak muda saat ini.

“Menyambut new normal, sekaligus menunjukan kepada masyarakat bahwa game itu positif,” ujar Toni Hariyanto.

Selain itu juga, dharapkan jadi motivasi pemuda Desa Cinunuk dengan digelarnya Turnamen PUBG Mobile ini. Tanpa mereka sadari, mereka mendapatkan moment kebersamaan bersama pemuda dari daerah manapun melalui ajang Turnamen PUBG Mobile.

“Untuk mempererat silaturahmi bagi kalangan muda,” ujarnya.

Game PUBG ini digelar untuk semua orang, tidak ada batasan daerah maupun usia untuk mengikuti turnamen PUBG ini, yang terpenting memiliki keahlian dalam bermain game PUBG dan memiliki tim yang terdiri dari 4 orang, dan dapat memiliki tim cadangan 2 sampai 3 orang.

“Bebas, namun kegiatan ini untuk kaum milenial. Dan 1 tim tediri dari 4 orang namun boleh ada cadangan 2 sampai 3 orang,” kata pantia turnamen PUBG.

Sementara itu dia juga mengatakan bahwa, setelah terselenggaranya turnamen ini, seluruh masyarakat yang khususnya Daerah Wanaraja, dapat menilai positif dalam bermain game, dan mendukung kembali kegiatan Turnamen PUBG Mobile.

“Semoga masyarakat yang ada di Kabupaten Garut, khususnya Daerah Wanaraja menerima untuk diselenggarakannya game PUBG ini,” ungkapnya.

Dengan diadakannya pertama kali Turnamen PUBG Mobile di Desa Cinunuk. Maka dari itu, harapan Toni Hariyanto selaku panitia mengatakan bahwa, dapat menggelarkannya kembali Turnamen PUBG Mobile dalam waktu 2 atau 5 bulan yang akan datang.

“Semoga peserta menerima dengan baik dengan diselenggaranya turnamen PUBG Mobile ini, dan mudah-mudahan terselenggara 2 bulan sekali atau 5 bulan sekali,” pungkas Toni. (*)

Reporter : Dida Damila

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here