Rencana KBM Tatap Muka Belum Jelas, Orang Tua Siswa Bingung

garutexpress.id- Rencana pemerintah menyelenggarakan Kegiatan Belar Mengajar (KBM) secara langsung atau tatap muka yang dikabarkan akan dimulai per tanggal 13 Juli 2020 ternyata masih belum jelas.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut, Totong. Pihaknya belum memutuskan hal tersebut. Namun, ada pertimbangan untuk membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Untuk pertimbangan sekolah 9KBM) tatap muka belum diputuskan. Dan masih kita pertimbangkan rencana MPLS siswa baru,” ujar Totong, saat diwawancarai wartawan, Selasa (07/07/2020).

Menurutnya, MPLS sendiri masih perlu pertimbangan juga. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan jika hal tersebut jadi direalisasikan.

Sementara itu, terkait MPLS siswa baru pada Juli 2020, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman membenarkannya. Sayangnya hal tersebut masih belum final.

“Perlu ada pengujian swab test yang lebih banyak kalau sekolah mau dibuka. Sekarang pesantren juga mulai beraktivitas,” tukasnya.

Menanggapi rencana KBM tatap muka, ataupun MPLS siswa baru, sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Garut mengaku bingung.

Haji Fuad (45) salah seorang warga di kawasan Garut kota yang juga orang tua siswa yang baru saja mendaftarkan anaknya di salah satu SMP negeri berharap ada kejelasan dari pemerintah. Khususnya terkait kejelasan proses belajar peserta didik.

“Bingung pokonya, sebenarnya kapan anak anak kami bisa masuk sekolah secara normal. Katanya ini masa ‘New Normal, namun kok masih belum jelas juga seperti apa KBM nya siswa baru nanti. Kami tentunya berharap kejelasan dari pemerintah, sehingga kami tidak kebingungan. Apakah jika KBM digelar secara tatap muka akan ada jaminan dari pemerintah untuk keselamatan anak-anak kami dari wabah Covid-19 ?” ungkap Fuad. (*)

Reporter : Tim GE
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here