Pelaku Pembacokan dan Penyiraman Air Keras di Garut Akhirnya Ditangkap Polisi, Motifnya Dendam Lama

Garutexpress.id – Pelaku pembacokan dan penyiraman air keras terhadap pasangan suami istri di Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya berhasil ditangkap Polisi. Usai melakukan aksinya pelaku sempat kabur ke Kabupaten Bekasi.

Beberapa pekan kabur, tak menyurutkan usaha Polisi untuk membekuk pelaku. Akhirnya, Satreskrim Polsek Wanaraja berhasil membekuk pelaku, Mamat (52) setelah kabur ke Bekasi.

Kapolsek Wanaraja, Kompol Liman Heryawan mengatakan, Polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah dikantongi namanya.

“Informasinya pelaku lari ke Bekasi. Lalu kita kejar ke sana,” kata Liman saat di temui di kantornya, Selasa (21/7/2020).

Akhirnya, kata dia, pelaku bernama Mamat berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polsek Wanaraja dari bekasi.

Kapolsek mengatakan, motif pelaku melakukan penyiraman air keras dan pembacokan karena dendam lama.

“Korban bernama Osin merupakan mantan suami adik pelaku. Cerai tahun 2002 silam.  Karena masih dendam akhirnya pelaku merencanakan tindak kekerasan terhadap korban,” kata Kapolsek.

Liman menyebutkan, pelaku sengaja membuat cairan kimia campuran dari air aki dan getah atap. Akibatnya, korban bernama Osin dan istrinya Erna mengalami luka bakar.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 352 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun.

Diberitakan sebelumnya, insiden brutal terjadi di Garut, pasangan suami-istri (pasutri) mengalami luka serius akibat disiram air keras. Selain disiram air keras, pasutri malang ini juga mengalami luka akibat dibacok senjata tajam.

Insiden terbilang sadis itu berlangsung saat kedua korban sedang berada di kebun kawasan Kampung Patrol, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (25/06/2020).

Belakangan diketahui, korban kebrutalan orang tak dikenal itu bernama Osin (56) dan Erna (33) yang merupakan pasangan suami istri. Saat ini keduanya sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Wanaraja, Kompol Liman Hermawan, mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengejar pelaku yang diduga cukup dikenali kedua korban.

“Osin menderita luka bacokan dan luka bakar di bagian kepala dan wajah. Adapun istrinya, Erna, menderita luka bakar di bagian leher dan punggung,” ujar Liman, Jumat, (26/06/2020).

Dikatakannya, usai melakukan penganiayaan kepada kedua korban, pelaku langsung melarikan diri. Hingga hari ini polisi masih terus melakukan pengejaran kepada pelaku yang diduga melakukan aksinya seorang diri.

“Kami rahasiakan identitasnya, supaya tidak terus melarikan diri,” kata Liman.

Semenatara itu, di lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa kemasan cairan air keras dan gagang golok. (*)

Reporter: Mahesa
Editor: Citra Kharisma


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here