Ngeri! Korsleting Listrik Picu Amuk Api Jelang Dini Hari di Pasirwangi

garutexpress.id- Warga Pasirwangi yang sempat menyaksikan kemunculan api menjelang dini hari dibuat ngeri. Jajang (40) salah seorang warga setempat mengaku ketakutan saat api tiba-tiba berkobar dengan asap tebal seperti minjilat langit.

“Wah, pokonya ngeri, saat melihat api malam itu terlihat membumbung tinggi dengan asap tebal seperti mnlijati langit,” ungkapnya.

Dilaporkan, sedikirnya dua unit armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakan amuk api di kawasan Pasirwangi itu. Musibah kebakaran tersebut tepatnya terjadi di Kampung Pasirwangi, RT.03 RW 10, Desa Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut.

Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga itu terjadi sekira  pukul 23.15 WIB, Selasa (28/07/2020). Dengan respon time 13 menit, dua regu pemadam yang diterjunkan langsung menuju lokasi kejadian. Dibantu masyarakat setempat, anggota Polsek Pasirwangi dan Babinsa, akhirnya api berhasil dipadamkan sekira pukul 00.28 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Aah Anwar, akibat kebakaran tersebut, rumah semi permanen milik Dadang (49) berukuruan  5×10 meter persegi kini nyaris rata dengan tanah. Diduga kuat pemicu kebakarn tersebut akibat korsleting listrrik.  Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun krugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Aah menghimbau kepada warga agar selalu waspada terhadap musibah kebakaran, jika meninggalkan rumah agar mematikan api kompor, obat nyamuk dan listrik, karena berdasarkan hasil penyelidikan jajaran, korsleting listrik atau arus pendek menempati angka 60 hingga 70 persen sebagai penyebab terjadinya musibah kebakaran rumah dan gedung di Kabupaten Garut.

“Sisanya diakibatkan karena kelalaian seperti tabung gas yang meledak atau obat nyamuk yang terbakar. Tapi tidak menutup kemungkinan ini terjadi karena adanya indikasi sambungan kabel listrik yang sengaja dipasang oleh pemiliknya secara tidak tepat atau ilegal. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan, meskipun daya listrik sebetulnya tidak memadai,” ujar Aah Anwar didampingi Komandan Regu 2, Hendra Rahadian. (*)

Reporter : Yans

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here