Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Hari Ini 1 ODP Meninggal di RSU dr.Slamet Garut

garutexpress.id- Dalam laporannya, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut kembali menyampaikan update perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut.

Dalam keterangan persnya, Yeni Yunita selaku Humas Gugus Tugas Covid-19 Garut mencatat adanya penambahan 8 kasus baru. Penambahan kasus tersebut tercatat hingga pukul 17.00 WIB, Kamis (23/07/2020).

Kedelapan kasus tersebut merupakan Orang Dalam Pengawasan (ODP) dari 4 kecamatan yang meliputi Kecamatan Kadungora, Kersamanah, Sukawening dan Kecamatan Bayongbong.

“Pada hari ini, terdapat penambahan laporan kasus ODP sebanyak 8 orang, yaitu 1 orang asal Kecamatan Kadungora, 3 orang asal Kecamatan Kersamanah, 2 orang asal Kecamatan Sukawening, dan 2 orang asal Kecamatan Bayongbong. Seorang di antaranya meninggal di RSUD. dr. Slamet Garut tanggal 23 Juli 2020 Pukul 01. 45 WIB,” kata Yeni dalam keternagan persnya, Kamis (23/07/2020) sore.

Dijelaskannya, hingga hari ini (Kamis/ 23 Juli 2020) total kasus Covid-19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) sampai hari ini sebanyak 5151 kasus.

Rincian perkembangan kasus Covid-19 hingga hari ini, sebagai berikut:

OTG :  2256 orang, dimana 233 masih dalam tahap observasi dan 2023 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian, ODP :  2.781 kasus (36 kasus masih pemantauan, 2 dalam perawatan, dan 2.743 selesai pemantauan dimana 17 diantaranya meninggal), PDP :  84 kasus (0 kasus sedang dalam perawatan dan 84 kasus selesai pengawasan dimana 18 diantaranya meninggal), dan untuk kasus Konfirmasi + :  30 kasus, terdiri dari 0 orang isolasi mandiri, 1 orang dalam perawatan, 26 orang dinyatakan  sembuh, dan 3 orang meninggal.

Dalam laporannya, Yeni menyerukan kepada seluruh masyarakat tetap waspada untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat tetap waspada menjaga kesehatan, dengan menjalakan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) di antaranya sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, menghindari kerumunan serta menghindari kontak fisik seperti jabat tangan dan lainnya,” pungkasnya. (*)

Reporter : Tim GE

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here