Tolak RUU HIP, Massa dari Berbagai Elemen di Garut Turun ke Jalan

garuexpress.id- Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat Garut turun ke jalan untu menyuarakan aspirasinya. Mereka tergabung dalam Warga Garut Anti Komunis melakukan Aksi damai guna menolak dan membatalkan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Dedi Kurniawan selaku inisiator Presidium Garut Anti Komunis, mengatakan aksi ini dilakukan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Garut agar DPRD Kabupaten Garut bisa menjembatani aspirasi warga Garut.

“Bagaimanapun DPRD Garut kepanjangan dari fraksi-fraksi yang ada di pusat, agar bisa menyampaikan aspirasi masyarakat Garut kepada DPR RI untuk segera menghentikan, dan mencabut RUU HIP ini dan jangan sampai ada istilah menunda,” ujar Dedi, disela-sela aksinya. Kamis (25/6/2020).

Pihaknya juga meminta kepada presiden untuk menghentikan pembahasan (RUU HIP) tersebut.RUU itu dinilai membahayakan terhadap ideologi negara.

“Jadi jangan ada istilah menunda tapi harus di cabut, karna RUU HIP ini kami anggap membahayakan terhadap ideologi negara yaitu. Pancasila,” tandasnya.

Menurutnya, Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan tiba-tiba dirumuskan akan menjadi Tri Sila, kemudian menjadi Eka sila (gotong-royong).

“Kalau gotong-royong itu konsep mana? Jadi pada intinya tak jelas konsepnya. Karna kesepakatan para pendiri bangsa ini bahwa negara kita beridiologikan Pancasila sebagai falsapah negara, sebagai mana batang tubuh dalam UUD 1945,” katanya.

Deda mengaskan, pihaknya akan melaporkan partai yang mencoba melakukan makar, terhadap Mabes Polri. Karena perbuatan ini melanggar Undang-undang nomor 27 Tahun 99 yaitu tentang kedaulatan negara.

“ Tentunya tidak boleh melakukan makar, mengganti Pancasila dengan Eka sila, Tri Sila itu makar namanya,” tandasya. (*)

Reporter : Tim GE
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here