Sampah Plastik Perburuk Pemandangan di Pantai Pangandaran

garutexpress.id- Pantai Pangandaran merupakan  salah satu obyek wisata di Jawa Barat. Menghadapi persoalan sampah plastik yang terbawa ombak ke tepian pantai dapat mengotori tempat wisata dan membawa citra buruk Pantai Pangandaran.

Setiap hari sampah plastik terbawa ombak ke tepian. Sehingga dapat mengotori tempat wisata. Selain itu sampah plastik juga selalu terbawa jaring oleh nelayan, sehingga menyebabkan sampah plastik menumpuk di pinggir pantai.

“Setiap hari kami berusaha membersihkan sampah plastik di pinggir pantai. Itu memang berasal dari laut, baik yang terbawa ombak maupun yang terbawa jaring nelayan,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari, Senin (39/6/2020).

Tonton menegaskan, masyarakat harus memiliki kepedulian dan kesadaran terhadah sampah. Sampah plastik yang mengotori pantai tersebut menjadi salah satu masalah terbesar yang tidak mudah untuk diselesaikan.

“Perlu kepedulian dan kesadaran kolektif dari seluruh masyarakat. Tak hanya masyarakat di pesisir, tapi semuanya. Masyarakat yang di gunung, yang di kota juga harus ikut andil,” ujarnya

Kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai maupun ke saluran air kecil, membuat sampah-sampah tersebut akan terbawa ke laut. Sehingga laut menjadi tempat sampah raksasa.

“Apalagi sampah plastik itu sangat berbahaya bagi lingkungan,” kata Tonton.

Namun demikian terlepas dari hal itu, Tonton mengatakan apresiasi atas kesadaran nelayan yang mau mengumpulkan sampah yang tersangkut jaring. Sehingga pihaknya bisa dengan mudah mengangkut.

“Kami selalu berusaha menjadikan kawasan wisata pantai Pangandaran bersih. Alhamdulillah sejauh ini sudah ada perubahan. Seluruh pihak baik itu pelaku wisata, masyarakat dan pengunjung sama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pantai,” kata Tonton.

Masalah sampah plastik yang mengotori lautan juga telah mengganggu kelestarian ekosistem laut. Beberapa waktu lalu ditemukan bangkai penyu di pinggir pantai, dengan perut yang penuh sampah plastik. (*)

Sumber  :  detiknews

Editor     :  Dida Damila

 


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here