RSUD dr Slamet Garut Diduga Lalai, Keluarga Pasien Meninggal Siapkan Gugatan

Garutexpress.id – Kasus meninggalnya seorang pasien operasi asal wanaraja, Yogie Rismaya Dzauki (16) berbuntut rencana gugatan yang akan dilakukan keluarga bersama tim kuasa hukum terhadap pihak RSUD dr Slamet Garut.

Dari keterangan pihak keluarga, Yogi meninggal dunia di RSUD dr Slamet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu pagi (6/6/2020). Sebelumnya Yogie divonis tim dokter menderita penyakit usus buntu dan dilakukan tindakan operasi tanggal 6 Mei 2020.

Empat hari pasca operasi, pihak rumah sakit memperbolehkan Yogie pulang untuk menjalani pemulihan di rumah.

“Pada tanggal 10 Mei ponakan saya pulang dari RSUD dr Slamet Garut untuk melakukan pemulihan di rumah. Namun 7 hari setelah itu Yogie mengalami gejala kegagalan, pusing dan muntah- muntah,” terang paman korban, Acep Dani kepada Garutexpress.id, Senin (8/6/2020).

Pada tanggal 17 Mei, lanjut Acep, keluarga kembali membawa pasien ke RSUD untuk mendapatkan perawatan. Oleh pihak rumah sakit, Yogie diberi resep dan kembali dipulangkan setelah benerapa hari dirawat.

“Namun bukannya membaik, kondisi pasien malah semakin memburuk dan kembali dibawa ke rumah sakit sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” kata Acep.

Saat ini, kata dia, keluarga tengah menyiapkan langkah hukum guna mendapatkan keadilan atas dugaan kelalaian pihak rumah sakit. Keluarga korban mengaku sudah menyiapkan tim kuasa hukum dan sejumlah bukti.

“Benar, kita akan lakukan upaya hukum atas dugaan kelalaian yang dilakukan pihak rumah sakit. Ada beberapa materi pokok sebagai dasar gugatan termasuk sejumlah kejanggalan yang terjadi. Nanti kuasa hukum kita akan buka semuanya,” tegas Acep.

Kepergian putra kesayangan pasangan suami istri Agus Rustandi dan Sumi ini telah menimbulkan duka mendalam. Terlebih, Almarhum dikenal sebagai sosok penyabar dan pengayom bagi adik-adiknya.

Ayah almarhum merupakan tokoh warga Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, akhirnya memutuskan mengambil langkah hukum. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk hak warga negara untuk mencari keadilan. (*)

Reporter: Tim GE
Editor: Farhan SN


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here