Putra Bupati Tak Lolos PPDB di SMAN 1 Garut, Ternyata Ini Penyebabnya

garutexpress.id- Kehebohan sempat meramaikan jejaring media sosial gegara ada putra bungsu Bupati Garut, Rudy Gunawan, tak lolos dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA terfavorit di Kabupaten Garut, yakni SMAN 1 Garut.

Saat itu putra sang Bupati melakukan pendaftaran PPDB tahun ajaran 2020/2021 secara online. Pasacdiumumkan, ternyata putra Bupati ini dinyatakan tak diterima di SMAN 1 Garut. Sontak saja, ketidaklulusan putra “Garut 1” memicu kegaduhan netizen di media sosial.

Kabar tersebut tentu saja mengundang komentar berbagai kalangan, mulai dari orang tua siswa hingga Kepala Dinas Pendidikan. Meski heboh di tengah masyarakat, pihak SMAN 1 Garut sendiri mengaku tidak tahu-menahu.

“Yang masuk data itu kan nama anaknya, sementara nama orang tuanya tidak. Jadi ketika anak Bupati daftar ke sini (SMAN 1 Garut), kita tidak tahu,” tutur Ayi Dandi Suhandi Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengendalian dan Pengawasan, saat dwawancarai beberapa awk media di kampus SMAN 1 Garut, Kamis (25/06/2020).

Ayi menyebut, putra Bupati mendaftar melalui jalur raport, namun hasil yang keluar d PPDB tahap pertama merupakan murni tanpa intervensi siapapun. Meski kurang (nilai) sedikit, penilaian sudah menjadi sistem yang tidak bisa diganggu gugat.

“Passing grade untuk masuk SMAN 1 Garut cukup tinggi, rata-rata nilainya minimal 91 poin,” tandasnya. (*)

Reporter : Tim GE
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here