Puluhan KPM PKH di Desa Karangsari-Pangatikan Mundur Secara Sukarela

Pendamping PKH Desa Karangsari, Mea Sri Utami, menerima berkas pengunduran diri KPM dari kepesertaan PKH di Desa Karangsari, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Rabu (24/06/2020)***

garutexpress.id- Untuk memastikan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) efektif dan tepat sasaran, selama dua pekan terakhir pendamping sosial di Desa Karangsari, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut lakukan “home visit” guna mengecek tingkat kelayakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dari hasil pendekatan secara persuasif itu, pendamping sosial PKH Desa Karangsari menyebut ada sebanyak 28 KPM secara sukarela mengundurkan diri dari kepesertaan.

“Kita lakukan kunjungan untuk mengetahui standar kelayakan KPM.  Disana kita cek kondisi rumahnya. Ada sesi wawancara juga untuk mengetahui komponen kepesertaanya. Hasilnya sebabyak 14 KPM graduasi secara mandiri dan 14 lainya graduasi alami karena komponen kepesertaanya sudah berakhir,” ungkap pendamping PKH, Desa Karangsari, Sri Utami, Rabu (24/6/2020).

Sebagai pendamping, lanjut Mea, pihaknya berkeharusan meminimalisasi kemungkinan program menjadi tidak tepat sasaran karena tarap ekonomi KPM sudah naik atw komponenya sudah berakhir.

Dia berharap agar kedepannya tidak ada lagi kecemburuan sosial di kalangan masyarakat. Selain itu, pendekatan emosional melalui home visit dikatakanya dapat dijadikan momentum ataw wahana edukasi program bagi KPM.

“Mudah-mudahan  bantuan sosial PKH ini akan epektif tersalur kepada yang mereka  benar – benar berhak. Selanjutnya kita akan cek  ulang tiga bulan kemudian. Karena bisa jadi dalam 3 bulan kedepan  kembali akan ada perubahan kondisi ekonomi KPM,” tambahnya.

Pada intinya, tandas Sri, Pendamping ingin memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai rambu rambu atau regulasi yang berlaku. Jika kemudian ditemukan hal yang dirasa tidak tepat, pihaknya berjanji akan kooperatif untuk membuka ruang diskusi serta bersedia menerima kritik dan masukan. Selain itu,  komunikasi dengan pihak pemerintah tingkat desa dan kecamatan  tetap ditempuh agar kelangsungan program dapat ter evaluasi sesuai kondisi pertumbuhan ekonomi terbaru.

Di Desa Karangsari, pendamping merinci ada sebanyak 282 KPM, sebanyak 28 KPM mundur dari kepesertaan (Graduasi) sementara 254 lainya terlabelisasi tetap layak berstatus sebagai penerima manfaat. (*)

Reporter : Doni Melody

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here