PLN Ingatkan Bahaya Bermain Layang-layang Dekat Jaringan Listrik

garutexpress.id- Sosialisasi terkait gangguan listrik yang diakibatkan oleh kegiata bermain layang-layang secara intens dilakukan pihak PLN ULP Cikajang di tengah-tengah masyarakat.

Tibanya musim bermain layang-layang memang disambut antusias. Tentunya bermain layang-layang sangatlah mengasyikan bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak. Terlebih akhir-akhir ini kita dihadapkan dengan wabah Covid-19 yang membuat sumpek. Bermain layang-layang nampaknya bisa mengobati kesumpekan itu.

Namun, pihak PLN ULP Cikajang mengingatkan kepada masyarakat akan bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

Aga Permana-Senior SPV Tehnik PLN ULP Cikajang, Garut.***

“Musim layang-layang pun tiba. Pasti Masyarakat sangat gembira saat bermain layang-layang apalagi di tengah pandemi COVID-19, yang sudah lama beraktivitas dari rumah,” kata Senior SPV tehnik PLN ULP cikajang Aga permana, Kamis (18/6/2020).

Menurut Aga, bermain layang-layang memiliki risiko tinggi tersangkut pada jaringan listrik PLN. Kecepatan angin dan keterbatasan mengendalikan layang-layang juga berpotensi membuat layang-layang tersebut tersangkut jaringan listrik.

“Bermain layang-layang memang sudah menjadi bagian dari tradisi atau budaya di daerah tertentu. Namun sebaiknya dilaksanakan di area yang jauh dari jaringan instalasi listrik,” katanya.

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 02 Tahun 2019 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada Jaringan Listrik, dilarang membangun bangunan dan menanam tanaman yang memasuki ruang bebas minimum serta dilarang bermain layang-layang dengan menggunakan benang konduktif di sekitar jalur jaringan Listrik, karena dapat membahayakan keselamatan jiwa dan dapat mengganggu kontinuitas penyaluran listrik kepada masyarakat.

Aga permana mengimbau kepada petugas PLN untuk mewaspadai musim bermain layang-layang. Berbagai upaya termasuk sosialisasi kepada masyarakat sekitar Jaringan Tegangan Listrik dan mengkampanyekan risiko bahaya layang-layang melalui media sosial.

“Kami harapkan kerja sama dari semua pihak untuk menjaga keamanan dan kehandalan listrik, khususnya di jalur SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah )dengan tidak bermain layang-layang disekitarnya, sehingga pasokan listrik kepada pelanggan tetap aman dan handal,” katanya.

Ia mengimbau agar masyarakat hanya bermain layang-layang di tanah lapang dan juga tidak menggunakan kawat. Karena jika terbang dan putus akan terbawa angin sehingga tersangkut pada jaringan listrik dan bisa menyebabkan listrik padam. (*)

Reporter : Goner
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here