Penyandang Tuna Netra Asal Sukaresmi Ucapkan Terimakasih pada Pihak Pemasaran PLN Garut

JUJUN, warga penyandang tuna netra di Kampung Ujungsereh, Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabuputen Garut, hingga saat ini belum menikmati sambungan listrik. Untuk menerangi rumahnya ia dapat sambungan listrik dari tetangga alakadarnya.***

garutexpress.id- Jujun (30) penyandang tuna netra asal Kampung Ujungsereh, Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabuputen Garut menyampaikan terima kasih pada pihak PLN UP3 Garut yang menjanjikan akan membantunya.

Bantuan yang dijanjikan pihak PLN tersebut di antaranya berupa program listrik bersubsidi. Meskipun bantuan itu belum direalisasi, Jujun, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas atensi serta upaya yang dilakukan pihak PLN Garut.

“Alhamdulillah, tentunya saya bersyukur dan berterima kasih atas apa yang telah diupayakan pihak PLN Garut. Khususnya, kepada pak Chumaidi yang telah berbaik hati kepada penyandang tuna netra seperti saya ini. Hanya Allah lah yang pantas membalas kebaikannya. Sebelumnya, memang saya sudah ke sana kemari memohon bantuan, mulai dari desa dan yang lainnya. Alhamdulillah, setelah diberi masukan pak Erwin selaku pengelola panti pijat tuna netra, akhirnya saya bisa bertemu dengan para pejabt PLN Garut, salah satunya pa Chuamidi,” tutur Jujun, saat mengunjungi kantor redaksi garutexpress.id, Ahad (07/06/2020).

Sementara itu, terkait program bantuan listrik gratis atau bersubsidi, Manajer PLN Garut Bagian Pemasaran, Chumaidi Rahman mengatakan, bahwa program listrik gratis atau subsidi itu kebijakan pihak PLN pusat. Meski demikian, Chumaidi akan berupaya membantu warga yang memang layak dibantu.

“Untuk listrik gratis atau bersubsidi itu merupakan program atau kebijakan PLN pusat. Misalnya kan ada program Lisdes (Listrik masuk desa). Untuk Pak Jujun tentunya kita akan bantu juga, karena memang layak dibantu,” tutur Chumaidi, saat dihubungi melalu telfom selulernya, Ahad, (07/6/2020).

Erwin, selaku pengelola panti pijat VN Putra yang beralamat Kampung Maktal, Jalan Raya Cimanuk, Kelurahan Paminggir mengatakan, selama ini ia kritik terhadap pihak-pihak yang memang perlu dikritik itu hanya untuk membantu warga yang layak dibantun seperti penyandang tuna netra.

Erwin mengingatkan, khususnya kepada manager ULP Garut kota, yang besikap kurang simpatik terhadap warga ingin mendapat kejelasan dari pihak PLN.

“Jadi sebagai pelayan publik itu harusnya bersikap simpatik, jangan arogan. Karena warga atau pelanggan itu kan warga yang harus dilayani. Jangan sampai terulang kejadian seperti petugas Yantek yang merupakan anak buah Pak Andi (Manajer ULP Cikajang) dulu, sehingga memicu aksi demonstrasi,” kata Erwin. saat duhubungi via telfon selulernya, Ahad (07/06/2020).

Meskipun demikian, Erwin menyampaikan terimas kasih kepada pihak pihak terkait, khususnya para pejabat PLN UP3 Garut yang telah memperhatikan anak-anak asuhannya.

“Terima kasih kepada pihak pihak yang sudah mau membantu saudara-saudara kita yang memang harus dibantu. Tak ada niat saya untuk memperkaya diri, ini hanya kepedulian saya saja kepada sesama. Jikapun saya kritis terhadap pihak tertentu, sama sekali tak ada unsur apapun selain mengingatkan saja, bahwa ada saudara kita yang harus dan layak dibantu,” ujar Erwin, (*)

Reporter : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here