“New Normal,” Aparat akan Periksa Objek Wisata dan Restoran di Garut

garutexpress.id- Selama pemberlakuan new normal mulai 1 sampai 30 Juni 2020, sejumlah tempat keramaian akan dijaga petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Setiap orang yang datang ke tempat keramaian akan diperiksa sesuai protokol kesehatan.

Menurut Dandim 0611 Garut, Letkol Inf Erwin Agung, selain pasar dan mal, pihaknya juga melakukan penjagaan di tempat wisata dan restoran. Petugas akan memeriksa suhu tubuh dan penggunaan masker ke setiap orang yang masuk pusat keramaian.

“Hari ini mulai pemberlakuan new normal. Pasar, mal, restoran atau kafe, dan tempat wisata kami jaga,” ujar Erwin, saat diwawancarai sejumlah awak media di Jalan Ahmad Yani, Senin (1/6/2020).

Erwin menyebut, seluruh anggota TNI diberi tugas mengawasi tempat-tempat yang menjadi fokus utama protokol kesehatan. Pihaknya juga meminta pengelola pusat keramaian untuk menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer. Warga juga harus menjaga jarak saat beraktivitas.

“Aturan itu berlaku bagi empat objek yakni mal, pasar, tempat wisata, dan restoran. Kami sudah lakukan sosialisasi sejak lima hari lalu. Mulai hari ini akan awasi dan beri teguran jika ada yang melanggar,” katanya.

Lima mal yang harus menerapkan protokol kesehatan yakni Ramayana, Yogya, Toserba Asia, Toserba Yoma, dan Garut Plaza. Sedangkan pasar berjumlah 13 yang tersebar di Tarogong Kidul, Garut Kota, Bayongbong, Samarang, Pameungpeuk, Cikajang, Cisurupan, Limbangan, Kadungora, dan Leles.

Di setiap pintu masuk pasar dan pusat perbelanjaan diharuskan menyediakan tempat cuci tangan. Pihaknya menugaskan anggota untuk mengawasi dan mengingatkan warga.

“Di semua tempat itu, saat ini sudah tersedia tempat cuci tangan di semua pintu masuknya, tapi kita akan awasi terus,” ucapnya.

Terkait objek wisata, Erwin menyebut nantinya juga boleh dikunjungi warga luar Garut. Namun setiap warga yang datang dari luar daerah, akan mendapat pemeriksaan ekstra.

“Tempat wisata bukan hanya warga lokal saja yang boleh datang, tapi dari luar kota juga boleh. Namun tentunya akan ada proses pemeriksaan lebih bagi mereka yang datang dari luar kota. Mulai dari pos masuk ke Garut serta diperiksa lagi di tempat wisatanya,” katanya.(*)

Reporter : FW
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here