Mulai Juli Besaran BLT Berkurang Jadi Rp 300 Ribu/KPM, Ini Penjelasan Mensos Saat Berkunjung ke Garut

garutexpress.id- Kali ini penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu di Garut terasa spesial. Pasalnya, bantuan tersebut secara simbolis diserahkkan langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) Juliardi Batubara.

Prosesi penyerahan BLT secara simbolis dilakukan Menteri Sosial, Juliari Batubara di Kantor Pos Bayongbong, Kabupaten Garut, Jumat (19/06/2020).

Kedatangan Mensos pun mengundang banyak kerumunan. Meski setiap orang yang datang menggunakan masker, jaga jarak tak bisa diterapkan. Apalagi banyak masyarakat yang ingin mengabadikan momen.

Penerima BLT merupakan warga yang terdampak Covid-19. BLT sebesar Rp 600 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM) itu akan jadi yang terakhir.

“Mulai bulan Juli sampai Desember akan tetap ada penyaluran BLT. Hanya nilainya dikurangi dari Rp 600 ribu menjadi Rp 300 ribu per KPM,” ujar Juliari, di hadapan sejumlah awk media, Jumat (19/6/2020).

Bantuan stimulus dari pemerintah pusat, lanjutnya, akan diarahkan ke program lain. Tak hanya untuk perlindungan sosial.

“Anggaran yang ada akan dipakai seperti pemulihan ekonomi untuk UMKM, insentif perpajakan dan lainnya,” katanya.

Pengurangan besaran BLT disebut Juliari setelah PSBB mulai dilonggarkan. Masyarakat perlahan bisa kembali beraktivitas.

“Kalau sudah mulai aktivitas, bisa kerja dan punya uang lagi. BLT dan bantuan lain hanya untuk tambahan,” katanya.

Diharapkan dengan masuk ke fase new normal, masyarakat bisa kembali bekerja. Hal itu jadi pertimbangan pemerintah mengurangi jumlah BLT. (*)

Reporter : FW
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here