Mental Sempat Drop, Wartawan di Garut yang Reaktif Corona Ternyata Negatif

Garutexpress.id – Hasil rapid test yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut ternyata tidak akurat. Salah satu korbannya adalah seorang wartawan yang sempat dinyatakan reaktif covid-19 atau corona.

Namun selang satu hari, setelah dilakukan rapid tes ulang ternyata hasilnya negatif. Kemudian pada hari Senin (25/5/2020) hasil test swab pertama ke luar menyatakan yang bersangkutan negatif. Untuk memastikan, test swab kedua dilakukan hasilnya negatif juga.

Hasil swab test wartawan yang sempat divonis reaktif.

“Saya sempat drop dinyatakan reaktif Covid-19. Apalagi harus dikarantina,” kata wartawan yang sempat dinyatakan reaktif tersebut namun enggan dipublikasi namanya, Rabu (3/6/2020).

Ia menyayangkan kepada Kadinkes Garut yang tergesa-gesa memberikan keterangan pers terkait hasil rapid test yang tidak akurat.

“Kalau bisa jangan dipublikasi dulu sebelum beberapa rapid test dilakukan dan menunjukkan hasil yang sama,” kata dia.

Ia melanjutkan, ada sejumlah orang yang saat itu dinyatakan reaktif. Bahkan ada juga perempuan.

“Mereka yang perempuan sampai menangis saat dikarantina. Coba bayangkan betapa ambruknya mental mereka,” katanya.

Ia berharap kasus yang menimpa dirinya dijadikan pelajaran oleh tim Covid-19 Kabupaten Garut. Sehingga tidak ada lagi korban hasil rapid test yang tidak akurat di kemudian hari.

“Saya harap alatnya diganti saja. Jangan sampai gara-gara alat yang tidak akurat data tim Covid-19 Garut jadi diragukan publik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Awis
Editor: Citra Kharisma


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here