Mengharukan! Penyandang Tuna Netra Berharap Bisa Bersilaturahmi ke Dandenpom

Dandenpom III/2 Garut, Letkol CPM Yulius Amra,SH., saat mengunjungi panti rumah tuna netra di kawasan Kampung Maktal RT/RW :01/14, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, 19 Mei 2020 lalu.***

garutexpress.id- Kunjungan rombongan Polisi Militer yang dikomandani Dandenpom III/2 Garut, Letkol CPM Yulius Amra SH ke panti rumah tuna netra di kawasan Kampung Maktal rt/rw 01/14, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota pada bulan Ramadhan 1441 Hijriyah lalu, ternyata menyisakan kesan begitu mendalam bagi para penghuni panti Tuna netra.

Para penghuni panti mengaku terharu atas kepedulian yang ditunjukan seorang perwira TNI seperti Letkol CPM Yulius Amra. Terlebih bantuan dari para prajurit Corp Polisi Militer itu diberikan saat para penyandang disabilitas ini dalam kondisi kesulitan akibat terdampak wabah corona.

Memang, dampak wabah corona ini sangat dirasakan para penyandang tuna netra yang mengandalkan penghasilan sehari-harinya dari jasa pijat refleksi. Sejak mewabahnya Covid-19 ini, pendapatan para penyandang tuna netra menurun drastis hingga 80 %.

Wa Ihin (48) salah seorang penyandang tuna netra mengaku, kunjungan rombongan Polisi Militer yang dipimpin Letkol CPM Yulius Amra, beberapa waktu lalu itu merupakan pengalamannya yang begitu spesial selama hidupnya.

“Subahanallah, memang kunjungan pak Dandenpom saat bulan Ramadhan lalu sangat berkesan dan spesial bagi kami yang hidup dalam keterbatasan. Di saat kami kesulitan, ada seorang perwira TNI seperti pak Dandenpom yang peduli dan sudi mengunjungi kami. Kami tak menilai berapa pemberian materi yang diberikan pak Dandenpom, namun keikhlasan dan kepedulian pada kami itulah yang tak ternilai. Sungguh luar biasa memang, Alloh memberi pertolongan pada kami melalui kebaikan Pak Dandenpom. Rasanya tak mungkin kami membalas kebaikan pak Dandenpom, hanya Alloh lah yang pantas membalas dengan berlipatganda kebaikan untuk pak Dandenpom sekeluarga. Sejak kunjungan pak Dandenpom itu, kami jadi berangan-angan, bisakah kami para penyandang disabilitas ini mengunjungi dan bersilaturami ke kantornya,” tutur Wa Ihin, seraya menitikan air matanya, saat dtemui garutexpress di panti pijat tuna netra, kawasan Kampung Maktal, Garut Kota, Sabtu (20/06/2020). (*)

Reporter : Tim GE

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here