Marak Parkir Liar, KTL di Jalan A Yani Garut-Kota Kembali Diberlakukan

SEJUMLAH motor milik warga yang kedapatan melanggar aturan lalulintas diangkut petugas di kawasan Jalan A Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (02/06/2020)***

garutexpress.id- Sejumlah pengendara terjaring razia di kawasan Jalan A Yani Garut Kota (Pengkolan). Petugas dari Polres dan Dishub Garut melakukan penindakan kepada para pelanggar di kawasan tersebut, Selasa (2/6/2020).

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Garut, Suherman, kawasan Tertib Lalulinta (KTL) di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota kembali diberlakukan.

Meski berstatus KTL, warga masih kurang paham dengan fungsinya. Sejumlah rambu larangan parkir dan berhenti yang terpasang tak berpengaruh untuk memarkiran kendaraan di badan jalan.

Akibatnya, dua lajur yang tersedia di Jalan Ahmad Yani atau Pengkolan sering dijadikan tempat parkir liar. Selain itu, parkir liar mobil dan motor jadi penyebab kemacetan.

“Kami mulai berlakukan KTL dan sistem satu arah. Sudah tiga bulan berlaku efektif,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Garut, Suherman, Selasa (2/6/2020).

KTL sepanjang 1,4 kilometer itu akan terus disterilkan petugas dari parkir liar. Tak jarang motor disimpan di atas trotoar dan mengganggu pejalan kaki.

“Padahal lahan parkir disediakan di Jalan Ciledug, Cikuray, Jalan Ahmad Yani (depan BJB), dan Jalan Veteran. Tapi warga tidak mau jalan jauh kalau ke toko. Inginnya parkir di tempat tujuan,” katanya.

Kebiasaan salah itu, lanjutnya, harus dihilangkan. Selama empat hari sejak tanggal 29 Mei 2020, pihaknya gencar melakukan sosialisasi KTL.

“Kalau ada kendaraan yang parkir di lokasi KTL, polisi langsung tilang. Kami lakukan tindakan tegas biar ini benar-benar jadi KTL,” pungkasnya. (*)

Reporter : FW
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here